Minggu, 12 April 2026

Terkini Daerah

Kakek Tiri di Pademangan Tega Cabuli Cucunya Berkali-kali hingga Meninggal Dunia

Minggu, 4 April 2021 13:04 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM - Momen haru terjadi saat WL (39) mengunjungi makam keponakannya, KO (7), di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (3/4/2021) siang menjelang sore.

KO ialah bocah perempuan yang meninggal dunia seusai berkali-kali dicabuli oleh kakek tirinya, TS (54).

Membawa kantong kresek berisi bunga tabur, WL berjalan melewati jembatan di gerbang masuk TPU Semper ke makam keponakannya itu.

Di ujung jembatan, WL harus melepaskan sepatu kulit yang dipakainya.

Genangan yang memenuhi pemakaman seusai hujan mengguyur malam hingga pagi tadi membuat WL harus menggulung celana panjangnya juga.

Pria itu kemudian berjalan menerjang banjir secara perlahan, menyusuri makam-makam yang sudah tertutupi genangan.

Berjalan sekitar 20 meter dari ujung jembatan, WL akhirnya sampai di makam KO.

Makam mendiang KO serupa dengan nasibnya yang malang. Akibat berada di lahan rendah, nisan penanda keberadaan makam bocah tersebut sore ini sudah hampir seluruhnya terendam genangan.

Sang paman sampai kesulitan menerjang banjir untuk sampai ke makam KO.

Akhirnya, WL berhenti di jalan setapak berdekatan dengan makam KO.

Baca: Kakek Cabuli Anak Tetangganya Berusia 12 Tahun di Buleleng saat Rumah Sepi

Di situ, WL menengadahkan tangannya seraya mendoakan sang keponakan yang begitu cepat meninggalkan dunia ini.

Beberapa menit berdoa, tangan kanan WL mulai masuk ke plastik bunga tabur yang ia genggam di tangan kirinya.

Bunga-bunga itu kemudian ditaburkan ke arah nisan keponakan tercintanya, meski ujung-ujungnya beterbangan ke permukaan genangan keruh yang memenuhi seluruh areal makam.

Sampai kelopak bunga terakhir berjatuhan dari tangannya, WL terus menatap ke arah makam sang keponakan.

KO tutup usia pada Selasa (30/3/2021) lalu dengan kondisi luka parah di bagian alat vitalnya.

Korban meregang nyawa setelah sempat dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan.

Awalnya, suatu pagi di pekan lalu, KO mengalami gejala sesak nafas dan mengeluhkan rasa sakit pada kemaluannya.

Setelah dibawa ke klinik, puskesmas, hingga rumah sakit kecamatan, KO yang kondisi kesehatannya terus menurun akhirnya dirujuk ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur.

Tapi, tak sampai berapa lama, KO meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

Korban meninggal dunia dengan dugaan awal terjangkit Covid-19.

Demi memastikan dugaan itu, pihak rumah sakit lantas melakukan tes dan menyatakan korban negatif Covid-19.

Keluarga korban yang berada di rumah sakit sempat lega sejenak mengetahui jenazah bocah perempuan itu akhirnya bisa dibawa pulang dan dimakamkan secara normal karena negatif terpapar virus corona.

Baca: Kakek Cabuli 5 Bocah di Tempat Ibadah, Iming-Imingi Uang Rp5 Ribu

Namun, kelegaan itu seketika lenyap setelah dokter mengungkap hal lain soal kondisi kesehatan korban.

Pihak keluarga baru mengetahui bahwa KO menderita luka di alat vitalnya setelah dokter melakukan pemeriksaan mendalam pada jenazah bocah perempuan tersebut.

"Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana, yakni kemaluan korban," kata WL di TPU Semper.

Mendengar penjelasan dokter, keluarga korban mulai panik dan bertanya-tanya.

Demi mencari kejelasan, pihak keluarga memutuskan mengirim jenazah korban ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan visum et repertum, sembari melaporkan hal ini ke aparat Polres Metro Jakarta Utara.

Bak petir yang tiba-tiba menyambar, keluarga tak percaya saat mengetahui hasil visum yang menyatakan kondisi alat vital KO sudah luka parah.

Berbekal hasil visum dan keterangan keluarga, polisi akhirnya menindaklanjuti kasus yang mengarah ke dugaan pencabulan ini.

Hasil penyelidikan, polisi mendapati bahwa benar adanya KO telah menjadi korban pencabulan berkali-kali.

Pelakunya tak lain adalah kakek tiri korban, TS, yang sehari-hari tinggal bersama di suatu kontrakan di wilayah Pademangan.

"Itu yang melakukan itu kakek tiri si korban. Sehari-harinya memang dia (korban) tinggal sama nenek dan kakek tirinya," ucap WL.

Keluarga masih tak percaya bocah perempuan tersebut nyatanya dicabuli oleh orang yang selama ini dipercaya memomongnya.

Menyusul diprosesnya kasus dugaan pencabulan ini ke polisi, keluarga akhirnya mengebumikan jenazah KO di TPU Semper pada Kamis (31/3/2021).(*)

# kakek tiri cabuli cucu hingga tewas # kakek tiri # pencabulan # kakek tiri cabuli cucu # kakek cabuli cucu # Pademangan

Baca berita lainnya terkait pencabulan

Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved