Senin, 20 April 2026

Terkini Metropolitan

Wanita Tunarungu Diduga Dirudapaksa Bule di Bekasi, Korban Alami Trauma Berat sampai Mengurung Diri

Selasa, 30 Maret 2021 21:30 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUN-VIDEO.COM, BEKASI SELATAN - Wanita tunarungu diduga korban pemerkosaan di Bekasi alami trauma berat, mengurung diri menolak bergaul dengan teman-temannya.

Kuasa hukum korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GMBI Bekasi, Herli mengatakan, kondisi korban saat ini menjadi lebih pemurung dibanding sebelum kejadian.

"Sekarang ini trauma yang sangat kritis karena biasanya dia periang, sekarang teman-temannya kalau mau main ke rumahnya malah diusir," kata Herli, Selasa (30/3/2021).

Baca: Pengakuan Pria yang Perkosa Pemandu Lagu di Malang setelah Terlindas Truk: Dia Nangis saat Itu

Menurut Herli, NS usai diduga menjadi korban pemerkosaan merasa malu dan tidak ingin teman-temannya tahu.

"Karena mungkin korban malu dan depresi serta takut jadi dia mengurung diri," ucapnya.

Pihaknya sejauh ini telah berupa melakukan koordinasi dengan berbagai instasi seperti misalnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi.

Melalui instasi itu, Herli berharap korban bisa mendapatkan pendampingan untuk pemulihan secara psikis akibat pemerkosaan yang dialami.

"Sudah, kita sudah berkoodinasi dengan DP3A Kota Bekasi, pihaknya dinas berjanji akan melakukan pendampingan dan memenuhi segala hak korban," terangnya.

Kasus dugaan pemerkosaan sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor: STPL/773/K/III/2021/SPKT/Restro Bks Kota.

Baca: Misteri Tewasnya Pemandu Lagu dengan Kondisi Telanjang Terungkap, Korban Diserempet Truk & Diperkosa

Laporan polisi dilayangkan pada, Jumat 19 Maret 2021 lalu. Terlapor dalam kasus ini berinisial S alias Bule, seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai Linmas (Hansip).

Kronologi Dugaan Pemerkosaan 

Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa dugaan pemerkosaan terjadi pada, 17 Maret 2020 lalu sekira pukul 02.00 WIB di sebuah kompel pemakaman.

Dia awalnya dibawa oleh orang tidak dikenal, berkeliling ke daerah Bekasi Timur dekat TransPark Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi.

Setelah dari situ, korban diajak ke sebuah kontrakan. Di sana, dia diduga sudah mendapatkan percobaan tindakan kekerasan seksual oleh pria tidak dikenal yang membawanya.

Beruntung, korban berhasil melawan dan kabur berjalan kaki. Di tengah perjalanan, dia berusaha ditolong oleh S alias Bule.

Tapi nahas, bukanya diantarkan pulang ke rumah, korban malah diajak ke sebuah komplek pemakaman di daerah Duren Jaya, Bekasi Timur.

Di lokasi tersebut, terduga pelaku S alias Bule mencekoki korban dengan minuman yang diduga sudah dicampur sesuatu hingga membuatnya mabuk.

Ketika kondisinya mabuk, korban diduga mendapatkan perlakuan tidak senonoh. Dia dipaksa melayani nafsu bejat terduga pelaku di makam yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Baca: Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan, Petugas Perlindungan Anak Diduga Melarikan Diri dan Sembunyi

Orangtua korban berinisial F (37) mengatakan, dia sempat mencari keberadaan sang anak ketika pergi dari rumah hingga dini hari.

Mereka kemudian dikagetkan dengan kabar pemangku lingkungan setempat yang mengatakan, buah hatinya berada di kantor polisi.

Surat pernyataan itu rupanya, berkaitan dengan tindakan korban yang dinilai sedang asyik berduaan di kuburan dengan terduga pelaku berinisial S alias Bule.

Di bawah desakan, tanpa tahu secara pasti kronologi sebenarnya, surat pernyataan itu ditanda-tangani sang ayah.

Korban yang masih linglung belum dapat bercerita banyak, orangtua malam itu hanya berpikir anaknya dapat pulang dengan selamat.

Baca: POPULER Pemerkosaan dalam 1 Keluarga Gegerkan Lampung, 2 Gadis Dirudapaksa Ayah dan Abang Tiri

"Baru sampai rumah anak saya mandi, kondisinya (korban) waktu itu masih plenga-plengo kaya orang kebingungan," tutur F.

Usai mandi, NS mulai lebih sedikit tenang. Dia pelan-pelan mau bercerita kepada kedua orangtua.

Dari cerita sang anak, F baru mengetahui kejadian buruk menimpa. Buah hatinya ternyata menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oknum Linmas (Hansip).

"Dia cerita, kejadiannya di kuburan, sebelum itu anak saya diajak muter-muter sama orang enggak dikenal, enggak tahu siapa," ucapnya. (*)

Baca juga berita lain tentang pemerkosaan di sini

# Tunarungu # pemerkosaan # Bekasi # trauma # Rudapaksa

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Tunarungu   #pemerkosaan   #Bekasi   #trauma   #rudapaksa

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved