Senin, 27 April 2026

FAKTA Kuburan Menggelembung di Padang Pariaman, 5 Bulan Lalu Diketahui Sudah Meninggi Setengah Meter

Sabtu, 27 Maret 2021 22:15 WIB
Tribun Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral media sosial makam menggelembung di pandam pakuburan di Korong Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Sebelum viral di media sosial, makam menggelembung ternyata sudah diketahui lebih dulu oleh kaum Suku Panyalai.

Makam meninggi ini sudah diketahui sejak lima bulan lalu.

Namun ketinggiannya belum seperti saat ini.

Datuak Suku Panyalai, Ali Bujang Rangkayo Gadang (50), sewaktu diwawancarai TribunPadang.com Sabtu (27/3/2021), mengatakan, awal kuburan sudah meninggi diketahui saat membersihkan makam tersebut bersama-sama.

"Waktu membersihkan kuburan bersama kaum, tinggi kuburan tersebut masih sekitar setengah meter," katanya.

Ali Bujang mengatakan, kala itu mereka tidak langsung memberitahu masyarakat.

"Makam itu memiliki batu nisan yang berbeda dari batu nisan makam lainnya," ujarnya.

Sehingga mereka memilih bertanya terlebih dahulu pada ulama untuk memastikan identitas pemilik makam.

Namun hingga saat ini para alim ulama setempat masih belum mengetahui identitas siapa yang dikubur di makam tersebut.

Pantauan TribunPadang.com Sabtu (27/3/2021) ada tiga makam meninggi dari permukaan tanah sekitar 1,5 meter dibanding kuburan di sekitar.

Ali bujang mengatakan, pihaknya baru mengetahui kuburan itu bertambah tinggi pekan lalu.

"Kami tahu kalau kuburan itu bertambah tinggi dari sebelumnya ketika ada saudara Suku Panyalai yang hendak dimakamkan," ujarnya.

Sementara untuk video dan foto yang viral di media sosial sampai saat ini belum diketahui asal mula beredarnya.

Namun setelah video makam menggelembung ini viral, tiga hari lalu perangkat nagari dan warga mulai banyak berdatangan untuk melihat lansung kejadian tersebut.

Menurut Wali Korong Sungai Asam, Anuar SE (43), semenjak hari Kamis sudah banyak pengunjung datang melihat langsung kuburan meninggi.

Bukan saja lokal, pengunjung dari luar Kabupaten Padang Pariaman pun banyak berdatangan.

"Semenjak Rabu banyak pengunjung berdatangan baik dari Padang Pariaman sampai luar Padang Pariaman," kata Anuar.

Saat TribunPadang.com tiba di lokasi makam, Sabtu (27/3/2021), siang ada sekitar 50 pengunjung yang sudah tiba di lokasi.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berada di sekeliling kuburan.

Pemerintah setempat dan kaum Suku Panyalai pun memutuskan memagar makam tersebut agar tidak diinjak oleh pengunjung.

Diberitakan sebelumnya, makam ini berada di TPU Sei Asam, Korong Sungai Asam, 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Wali Korong Sungai Asam, Anuar menambahkan makam ini tampak semakin makin meninggi sekitar lima hari lalu.

"Tampak meninggi seperti ini baru dalam minggu ini, sekitar lima hari yang lalu," ungkap Anuar.

Dijelaskannya, awal meninggi diketahui kuburan ini tidak ditumbuhi rumput.

Namun, hanya tampak tanah saja.

Kemudian sejak lima hari belakang meninggi lagi, saat ini tinggi kuburan tersebut 1,5 M.

"Sekitar 1.5 meter (dari permukaan tanah sekitarnya-red), sekitar setinggi dada orang dewasalah," tambahnya.

Dikatakannya, ada tiga kuburan yang meninggi dan berdekatan, sementara batu nisannya masih utuh.

"Jarak antar kuburannya ini seperti jarak kuburan biasanya," tambahnya.

Anuar belum bisa memastikan, kuburan itu milik siapa, yang jelas punya suku Panyalaian.

Sementara batu nisan di makam tersebut sudah tidak memiliki nama pengenal.

Anuar mengatakan warga ramai mendatangi kuburan dari siang dan malam hari.

"Semalam, hingga hari ini masih ramai, orang melihat kejadian aneh tersebut," katanya saat diwawancari, Jumat (26/3/2021).

Anuar mengatakan, saat ini pemerintah nagari hanya memagari makam agar tidak ada warga yang menginjak makam tersebut.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved