Senin, 20 April 2026

Terkini Metropolitan

Awal Mula Akses Rumah Warga Ditutup Tembok Beton, Kalau Keluar Harus Manjat Pagar Berduri

Senin, 15 Maret 2021 19:47 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Malang nian nasib yang melanda Keluarga Melinda.

Rumahnya yang berlokasi di RT 04 / RW 03 Jalan Akasia, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dipagari beton.

Pantauan Warta Kota di lokasi, beton setinggi lebih dari 2 meter berada persis di depan kediaman Melinda.

Bahkan pagar beton ini dipasangi kawat.

Sulit jika melewati akses tersebut.

Tak ada jalan keluar dan Melinda beserta keluar terkurung di dalamnya.

"Susah lewat, makanya ditaruh bangku - bangku untuk naik," ujar Melinda saat dijumpai Warta Kota di Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (14/3/2021).

Keluarga Melinda Berharap Ada Bantuan

Melinda beserta keluarga besarnya pun berharap ada bantuan dari pihak Pemkot Tangerang.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukumnya, Yasin.

Yasin menceritakan mengenai ikhwal kejadian ini.

"Awalnya itu keluarga besar di sini atas nama Pak Munir membeli lahan dari orang tua Ruli," ujar Yasin.

Kejadian itu berlangsung pada lima tahun silam.

Baca: Akses Jalan Utama Dipagari Beton, Warga Ciledug Panjat Tembok Dua Meter Keluar-masuk Rumah

Baca: Cerita Akses Rumah Warga di Tangerang Dipagar Tembok Beton hingga Diancam Golok

Munir pun sudah meninggal dan mewarisi ke anak-anaknya lahan tersebut.

"Namun, Ruli mengklaim bahwa sebagian lahan di depan rumah keluarga Munir adalah miliknya," ucapnya.

Camat Ciledug dan Wali Kota Tangerang Merespons

Camat Ciledug, Syarifudin, menjelaskan mengenai persoalan ini.

Ia telah memanggil kedua belah pihak untuk mediasi.

"Saya sudah panggil mereka, tapi dari pihak Ruli tidak datang - datang," ujar Syarifudin kepada Warta Kota, Minggu (14/3/2021).

Bahkan masalah ini sudah sampai ke telinga Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Arief juga telah mengintruksikan kepada anak buahnya untuk segera atasi permasalahan ini.

"Perintah Pak Wali bongkar paksa tembok beton tersebut," ucapnya.

Syarifudin mennyebut jika pihak Ruli tak ada tanggapan, maka Pemkot Tangerang akan melakukan tindakan tegas.

Yakni sesuai dengan aturan Perundang - undangan.

"Dia (Ruli) ngaku itu lahannya. Padahal kan akses jalan juga di situ. Kami akan segera bongkar," kata Syarifudin. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Rumah Melinda Tertutup Dikelilingi Pagar Beton, Kalau Keluar Harus Manjat Pagar

Editor: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved