TribunnewsWiki
Irritable Bowel Syndrome, Kumpulan Gejala akibat Iritasi pada Saluran Pencernaan
TRIBUN-VIDEO.COM - Irritable bowel syndrome adalah kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan.
Beberapa gejala yang bisa timbul akibat IBS adalah sakit atau kram perut yang berulang, kembung, diare, atau sembelit.
Irritable bowel syndrome (IBS) merupakan kondisi berkepanjangan (kronis) yang bersifat kambuhan.
IBS lebih sering dialami oleh wanita dan biasanya dialami oleh orang-orang berusia di bawah 50 tahun.
Munculnya gejala IBS bisa dipicu oleh beragam hal, termasuk stres, konsumsi makanan dan minuman tertentu, sampai perubahan hormonal, misalnya saat menstruasi.
Irritable bowel syndrome (IBS) merupakan gangguan saluran pencernaan menahun yang biasanya menyerang usus besar.
Penyebab
Belum diketahui secara pasti penyebab IBS.
Namun, munculnya keluhan dan gejala IBS diduga berkaitan dengan gangguan pada saluran cerna, termasuk gangguan pergerakan dan kontraksi otot, gangguan pada sistem saraf, peradangan, infeksi, dan perubahan keseimbangan flora normal di usus.
Irritable bowel syndrome (IBS) terjadi akibat kontraksi berlebihan dari usus besar.
Namun penyebab kontraksi berlebihan ini belum diketahui pasti hingga kini.
Diduga salah satu penyebabnya adalah rasa cemas dan stres yang berlebihan.
Rasa cemas dan stres mempengaruhi gerakan usus dan menyebabkan usus menjadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan yang dialami pasien, riwayat kesehatan, pola makan, dan obat-obatan yang pernah digunakan.
Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan pada perut pasien.
Beberapa teknik pemeriksaan yang bisa dilakukan adalah melihat atau mengamati apakah ada pembesaran pada perut, melakukan penekanan atau palpasi untuk melihat ada tidaknya nyeri tekan, ketukan untuk mendeteksi penyebab pembengkakan pada perut, dan mendengarkan suara bising usus dengan bantuan stetoskop.
Tidak ada pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis IBS, tetapi dokter perlu melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menyingkirkan penyebab yang lain, beberapa di antaranya adalah:
• Tes darah, untuk mendeteksi anemia, melihat kadar elektrolit di dalam darah, dan mendeteksi infeksi serta peradangan yang bisa menyebabkan munculnya keluhan dan gejala
• Tes feses dengan mengambil sampel tinja, untuk mendeteksi jenis bakteri atau parasit yang bisa menyebabkan peradangan atau infeksi pada saluran cerna
• Pemeriksaan endoskopi, untuk melihat kondisi saluran cerna dan mendeteksi kemungkinan infeksi atau kelainan struktur pada saluran cerna
• Tes intoleransi laktosa, untuk mengetahui apakah intoleransi laktosa merupakan penyebab yang mendasari terjadinya keluhan dan gejala
• Diagnosis IBS biasanya akan ditentukan melalui hasil tanya jawab (anamnesa), pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan lanjutan yang diberikan oleh dokter.
Salah satu kriteria yang bisa digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis IBS adalah kriteria Rome IV.
Gejala
IBS akan menimbulkan keluhan dan gejala berupa:
• Sakit atau kram perut yang berulang
• Diare atau konstipasi
• Kembung
Gejala ini bisa hilang timbul, mereda dengan sendirinya, semakin buruk, atau berangsur-angsur membaik.
Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari, minggu, atau bulan, dan dapat kambuh.
Selain itu, gejala lain yang bisa muncul saat seseorang mengalami IBS dapat berupa:
• Sakit perut yang biasanya mereda setelah buang air besar (BAB)
• Tidak bisa menahan keinginan BAB
• Mual dan muntah
• BAB berlendir
• Sering bersendawa atau kentut
• Mudah lelah
• Nyeri punggung
• Cepat kenyang
• Nafsu makan menurun
• Rasa panas di dada dan penyakit asam lambung
Irritable bowel syndrome bisa menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada tiap penderitanya.
Namun, secara umum IBS akan menimbulkan 4 pola gangguan saluran cerna, yaitu:
• IBS- D, dengan gejala yang paling menonjol adalah diare
• IBS-C, dengan gejala yang paling menonjol adalah konstipasi atau sembelit
• IBS-M, dengan gejala campuran diare dan konstipasi
• IBS-U, dengan gejala tidak khas dan tidak bisa diklasifikasikan
Pengobatan
Belum ada obat atau penanganan yang bisa menyembuhkan IBS.
Namun pengaturan pola makan dan pemberian obat akan dilakukan untuk meredakan keluhan dan mencegah munculnya gejala.
Jika diuraikan lebih lanjut, berikut metode penanganan IBS yang akan diberikan oleh dokter:
(Tribunnewswiki/Septiarani)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Regional
Bau Menyengat dari RDF Rorotan Ganggu Warga, Gubernur Pramono Akui Masih Ada Persoalan Bau
Selasa, 4 November 2025
Kesehatan
Kerap Alami Mata Merah hingga Berair, Berikut Cara Mengobati yang Bisa Dilakukan di Rumah
Jumat, 24 Maret 2023
Kabar Selebriti
Indra Bekti Kembali Dirawat Sehari di Rumah Sakit, Iritasi Mata Gara gara Asap Rokok
Senin, 20 Maret 2023
Kabar Selebriti
Presenter Indra Bekti Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit seusai Pandu Acara, Ini Penyebabnya
Sabtu, 18 Maret 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.