Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

2 Oknum Polisi yang Jadi Tersangka Mengaku Tak Tahu Senjata yang Mereka Jual Sampai ke KKB

Selasa, 23 Februari 2021 23:06 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus penjualan senjata api ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melibatkan dua oknum polisi.

Berdasarkan pemeriksaan, dua oknum polisi itu mengaku tak mengetahui senjata yang dijual sampai ke KKB.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang dalam keterangannya pada Selasa (23/2).

Dikutip dari Kompas.com, Leo mengungkapkan, kedua oknum anggotanya berinisial SHP dan MRA itu mengaku senjatanya dijual untuk warga berinisial J.

Namun, mereka tak mengetahui bahwa senjata itu dijual kembali ke KKB.

J sendiri merupakan warga Ambon yang ditangkap karena menjual senjata dari dua oknum polisi tersebut dan menjualnya ke KKB di Papua.

"Kalau keterangan mereka itu, mereka tidak tahu (dijual ke KKB). Kalau keterangannya ya, tapi itu kan masih keterangan, kita masih kembangkan terus karena anggota itu sudah dua kali dia (jual senjata)," ujar Leo saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca: Modus Oknum TNI Diduga Jual Ratusan Amunisi untuk KKB, Diambil Setiap Lakukan Latihan Menembak

"Keterangan mereka tidak tahu, tapi dari tersangka yang ditangkap di Bentuni mengatakan itu (senjata dan amunisi) mau dibawa ke KKB," ujar Leo menambahkan.

Polisi menangkap J dua pekan lalu di wilayah Teluk Bentuni, Papua.

Kepada J, SHP menjual dua pucuk senjata api laras panjang yang dihargai Rp6 juta per pucuknya.

Kemudian oleh J, senjata tersebut dijual kembali dengan harga Rp20 juta per pucuk.

Sedangkan MRA menjual sepucuk senjata api jenis revolver dengan harga yang sama.

“Revolver ini setelah kami telusuri, saudara J mendapatkan dari anggota Polri, dinasnya di Polresta Pulau Ambon atas nama MRA. Senjata ini dia dapat dari seseorang yang sampai saat ini masih dalam pengembangan dari mitra kami yang lain,” ungkapnya.

Keterlibatan kedua oknum polisi itu terungkap dari hasil penyelidikan oleh Polres Teluk Bentuni yang kemudian bekerja sama dengan Polda Maluku.

Tak hanya SHP, MRA dan J, Polresta Pulau Ambon juga menangkap dan menetapkan empat warga lainnya sebagai tersangka karena ikut terlibat dalam kasus tersebut.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 2 Polisi di Maluku Mengaku Tak Tahu Senjata Api yang Dijual ke Warga Sampai ke Tangan KKB

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Enggar Tiasto
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved