Terkini Daerah
Selama Libur Panjang Imlek di Klaten, Umbul Besuki Lesu, Wisatawan yang Datang Kurang dari 30 Persen
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUN-VIDEO.COM - Mamasuki hari terakhir libur panjang tahun baru Imlek di Kabupaten Klaten, Objek Wisata di Kabupaten Klaten, masih sedikit di kunjungi wisatawan.
Selain faktor pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, faktor cuaca juga mempengaruhi ramai tidaknya pengunjung wisata.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, di Umbul Besuki di Dukuh Kiringan, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, terpantau sedikit wisatawan yang berkunjung di objek wisata itu.
Terlihat di kolam utama terlihat hanya beberapa orang yang berenang di kolam tersebut.
Para wisatawan yang sedang menyebutkan diri di kolam tersebut terlihat asyik bermain air.
Sementara itu, di meja-meja makan itu yang dekat sungai tersebut hanya diisi beberapa wisatawan saja.
Baca: TRIBUN TRAVEL UPDATE: Selama Libur Imlek, Umbul Besuki Masih Sedikit Dikunjungi Wisatawan
Terlihat masih ada meja kosong ya tidak teriisi pengunjung.
Selain itu di kolam renang berada di dekat meja-meja makan terlihat sedikit yang berenang di sana.
Saat ditemui TribunSolo.com, Sukirno, koordinator lapangan di Objek Wisata Umbul Besuki mengatakan wisatawan yang di Umbul Besuki sedikit.
"Sejak diizinkan buka, wisatawan yang datang kesini, sedikit, masih dibawah 30 persen dari kapasitas di sini atau kurang dari 300, " ucap Sukirno, Minggu (14/2/2021).
Sukirno menuturkan, rata-rata wisatawan yang berkunjung di sini hanya 54 hingga 56 orang.
Sedangkan angka tertinggi wisatawan yang datang ke Umbul Besuki, baru hari ini, yaitu sekitar 120an orang.
Baca: Boleh Buka secara Terbatas saat PPKM, Pengelola Umbul Brondong Berharap Tak Ada Penutupan Lagi
"Dari tanggal 5 hingga sekarang belum pernah mencapai di atas 200 orang, wisatawan yang paling banyak baru hari ini, mencapai 120 orang," tutur Sukirno.
Kemudian Sukirno mengatakan berkurangnya wisatawan di Umbul Besuki, salah satu faktor pandemi Covid-19.
Selain itu, cuaca juga menjadi faktor sedikitnya wisatawan.
"Ada beberapa faktor selain pandemi, karena cuaca di sini menjadi sepinya objek wisata ini, masyarakat masih takut juga menjadi faktor sepinya objek wisata ini, padahal di sini diterapkan prokes," ujarnya.
Sukirno, mengatakan wisatawan yang berkunjung di Umbul Besuki ini didominasi dari Solo raya.
Ia mengaku belum ada wisatawan dari luar solo raya yang datang ke objek wisata tersebut.
"Rata-rata masih wisatawan dari Solo raya, belum ada yang dari luar Solo raya," akunya.(*)
Local Experience
Misteri Kampung Siluman, Hutan Pinus yang Menyimpan Sejarah Erupsi Merapi Tahun 1930
14 jam lalu
Local Experience
Inilah Candi Plaosan! Sebuah Bukti Cinta Beda Agama di Masa Kerajaan Mataram Kuno
2 hari lalu
Local Experience
Mengenal Candi Plaosan di Klaten, Simbol Harmoni Buddha dan Hindu dengan Arsitektur Unik
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.