Selasa, 7 April 2026

Internasional

TV Pemerintah Myanmar Peringatkan Pedemo Anti-Kudeta Bakal Ditindak secara Tegas

Senin, 8 Februari 2021 20:20 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - TV pemerintah Myanmar pada Senin (8/2/2021) memperingatkan, akan ada tindakan yang diambil terhadap para pedemo anti-kudeta yang melanggar hukum.

Puluhan ribu orang berunjuk rasa akhir pekan lalu, dan hari ini dilanjutkan dengan mogok massal.

Militer Myanmar yang menangkap pemimpin de facto Aung San Suu Kyi pekan lalu belum menggunakan kekuatan mereka untuk meredam demo.

Baca: Kudeta Myanmar Berlanjut, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan, Masyarakat Seluruh Negeri Ikut Protes

Namun, polisi telah menembakkan meriam air (water cannon) untuk membubarkan massa di Naypyidaw.

Teks yang dibacakan penyiar MRTV yang dikelola negara mengatakan, ada pelanggaran hukum dan ancaman kekerasan oleh kelompok-kelompok yang menggunakan alasan demokrasi serta HAM.

"Tindakan harus diambil sesuai hukum dengan langkah efektif terhadap pelanggaran yang mengganggu, menghambat, dan merusak stabilitas negara, keamanan publik, serta supremasi hukum," kata pernyataan itu dikutip dari AFP.

Baca: Internet Myanmar Diblokir Guna Redam Perbedaan Pendapat, Aksi Protes Besar Pertama Pecah di Jalanan

Militer yang memerintah Myanmar selama hampir setengah abad, merebut kekuasaan setelah menuding ada kecurangan dalam pemilu November tahun lalu.

Selama Myanmar dipimpin militer, protes anti-pemerintah dilarang keras dan sempat ditindak secara mematikan pada 1988 dan 2007. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TV Pemerintah Myanmar Peringatkan Pedemo Anti-Kudeta Bakal Ditindak"

Video Production: Bhima Taragana
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved