Internasional
TV Pemerintah Myanmar Peringatkan Pedemo Anti-Kudeta Bakal Ditindak secara Tegas
TRIBUN-VIDEO.COM - TV pemerintah Myanmar pada Senin (8/2/2021) memperingatkan, akan ada tindakan yang diambil terhadap para pedemo anti-kudeta yang melanggar hukum.
Puluhan ribu orang berunjuk rasa akhir pekan lalu, dan hari ini dilanjutkan dengan mogok massal.
Militer Myanmar yang menangkap pemimpin de facto Aung San Suu Kyi pekan lalu belum menggunakan kekuatan mereka untuk meredam demo.
Baca: Kudeta Myanmar Berlanjut, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan, Masyarakat Seluruh Negeri Ikut Protes
Namun, polisi telah menembakkan meriam air (water cannon) untuk membubarkan massa di Naypyidaw.
Teks yang dibacakan penyiar MRTV yang dikelola negara mengatakan, ada pelanggaran hukum dan ancaman kekerasan oleh kelompok-kelompok yang menggunakan alasan demokrasi serta HAM.
"Tindakan harus diambil sesuai hukum dengan langkah efektif terhadap pelanggaran yang mengganggu, menghambat, dan merusak stabilitas negara, keamanan publik, serta supremasi hukum," kata pernyataan itu dikutip dari AFP.
Baca: Internet Myanmar Diblokir Guna Redam Perbedaan Pendapat, Aksi Protes Besar Pertama Pecah di Jalanan
Militer yang memerintah Myanmar selama hampir setengah abad, merebut kekuasaan setelah menuding ada kecurangan dalam pemilu November tahun lalu.
Selama Myanmar dipimpin militer, protes anti-pemerintah dilarang keras dan sempat ditindak secara mematikan pada 1988 dan 2007. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TV Pemerintah Myanmar Peringatkan Pedemo Anti-Kudeta Bakal Ditindak"
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Demi Penghematan Energi di Tengah Krisis, Myanmar Terapkan WFH Seminggu Sekali untuk ASN
Kamis, 26 Maret 2026
LIVE UPDATE
Skema Penyelundupan WNA Terbongkar! 18 Warga Myanmar Gagal Diseberangkan dari Perairan Dumai
Sabtu, 14 Februari 2026
Tribunnews Update
Kerajaan Scam Myanmar Runtuh, China Eksekusi 11 Bos Penipuan Tanpa Ampun, Raup Rp22 Triliun
Jumat, 30 Januari 2026
Olahraga
Babak Pertama Mengejutkan Timnas U-22 Indonesia yang Harus Menang Besar Ditahan Myanmar
Jumat, 12 Desember 2025
SAKSI KATA
12 Hari Tanpa Kabar, 11 Warga Belitung Diduga Jadi Korban TPPO ke Myanmar
Sabtu, 29 November 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.