Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kudeta Myanmar Berlanjut, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan, Masyarakat Seluruh Negeri Ikut Protes

Minggu, 7 Februari 2021 18:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - perebutan Kekuasaan oleh Pasukan Militer Myanmar, memicu kemarahan internasiaonal dan membuat transisi demikrasi negara Asia Tenggara bermasalah.

Hal tersebut membuat puluhan ribu masyarakat Myanmar berbaris turun ke jalan.

Protes hari kedua pada Minggu (7/2/2021) ini berkaitan dengan protes masyarakat terkait kudeta militer dan penahanan pemimpin Myanmar serta para pejabat lainnya.

Massa di Yangon, ibu kota komersial, membawa balon merah, warna yang mewakili Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Suu Kyi, sambil meneriakkan keinginan mereka.

Dilansir Tribunnews.com, para masyarakat menginginkan demokrasi bukan kediktatoran militer.

Sebelumnya, masyarakat Myanmar pernah melakukan aksi yang sama pada hari Sabtu (6/2/2021), saat militer memutus akses internet dan membatasi saluran telepon.

“Mereka sudah mulai mematikan internet - jika mereka lebih berkuasa, mereka akan lebih menekan pada pendidikan, bisnis, dan kesehatan,” kata Thu Thu, 57 tahun yang ditangkap oleh junta

Baca: Internet Myanmar Diblokir Guna Redam Perbedaan Pendapat, Aksi Protes Besar Pertama Pecah di Jalanan

Baca: Tandai Kembalinya Kekuasaan Militer setelah 10 Tahun, Jenderal Myanmar: Kudeta Tak Terelakkan

Beberapa aksi dilakukan oleh masyarakat Myanmar dalm menyerukan penolakannya terhadap kudeta yang ada.

Diantaranya, Mereka mengibarkan bendera NLD dan memberi hormat tiga angka yang telah menjadi simbol protes terhadap kudeta.

Pengemudi membunyikan klakson dan penumpang mengangkat foto pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Suu Kyi.

Selain masyarakat, ratusan dokter hingga mahasiswa ikut dalam aksi tersebut.

Mereka melakukan aksi, sambil menyanyikan lagu-lagu pro-demokrasi.

Selain itu, protes pun juga dilakukan di beberapa negara di Asia Tenggara.

Seperti yang dilakukan oleh belasan massa yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin (JRMK) dan Urban Consortium melakukan aksi solidaritas yang dilakukan di depan Kedubes Myanmar, jakarta pada Jumat (5/2/2021) lalu.

Diketahui bahwa masa tersebut mengecam adanya kudeta militer di Myanmar. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puluhan Ribu Masyarakat Myanmar Turun ke Jalan Protes Kudeta Militer di Hari Kedua

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved