Sabtu, 11 April 2026

INDONESIA UPDATE

Sosok Pilot Sriwijaya SJ 182 hingga Nama Eks Ketum PBHM Ada di Daftar Manifest Penumpang

Senin, 11 Januari 2021 15:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Pulau Laki dan Pulau Selancang ditumpangi oleh 62 orang yang terdiri dari 50 orang penumpang dan 12 orang awak kabin. 

Penumpang pesawat tersebut terdiri dari 40 orang dewasa, tujuh penumpang anak-anak dan tiga orang yang masih bayi.

Satu di antaranya yang ada di dalam daftar nama penumpang adapa Mulyadi Tamsir, Eks Ketum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam 2016-2018.

Mulyadi berada di dalam pesawat bersama istri, mertua, dan satu anaknya ketika akan pulang ke kampung halamannya di Sintang, Kalimantan Barat.

Dugaan Mulyadi menjadi salah satu korban pesawat SJ 182 diperkuat pengakuan salah satu kerabatnya, Arya Kharisma Hardy.

Pasca jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182, keluarga penumpang langsung mencari informasi dan langsung mendatangi bandara, baik bandara Soekarno-Hatta maupun bandara Soepadi Pontianak.

Keluarga masih menunggu kabar lebih lanjut terkait pesawat tersebut.

Satu di antaranya adalah keluarga pilot pesawat, Keluarga Captain Afwan.

Ferza Mahardika, keponakan Captain Afwan, mengatakan pamannya itu terakhir kali berangkat dari rumahnya di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Baca: Sosok Pilot Sriwijaya SJ 182 hingga Nama Eks Ketum PBHM Ada di Daftar Manifest Penumpang

Captain Afwan mendadak minta maaf kepada istri dan anaknya saat dia hendak berangkat.

Menurut sang istri hal tersebut sangat tidak biasa dilakukan sebelum berangkat kerja.

Tidak hanya itu, hal yang tak biasa dari Captain Afwan juga terjadi di masalah pakaian yang dia kenakan saat berangkat kerja.

Ferza menjelaskan bahwa Captain Afwan biasanya berangkat dengan pakaian rapi, namun terakhir kali meninggalkan rumah ini dia pergi dengan pakaian kusut.

Captain Afwa dikenal oleh rekan kerjanya sebagai sosok yang baik dan penyabar.

Saat bekerja, Captain Afwan identik dengan memakai peci berwarna putih di kepalanya.

Sementara itu, di Crisis Center, tampak sejumlah keluarga korban menangis histeris.

Yaman Zai, terus menangis setibanya di bandara Supadio lantaran sang istri dan tiga orang anaknya termasuk anaknya yang baru lahir beberapa bulan menjadi penumpang di pesawat tersebut.

Ia mengatakan sang istri terakhir kali menghubunginya sekira pukul 13.30 WIB saat istri dan anak-anaknya masih di Bandara Soekarno-Hatta.  

Korban lainnya yang berada di dalam pesawat tersebut adalah pasangan Ihsan Adhlan Hakim dan Putri Wahyuni yang baru saja melangsungkan pernikahan pada akhir 2020.

Keduanya menuju ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk menggelar acara ngunduh mantu.

Adik kandung Ihsan bernama Arwin Amru mengatakan, keduanya akan melangsungkan pernikahan pada Sabtu (16/1/2021).

Arwin mengatakan, sebelumnya Ihsan sempat mengabarkan penerbangannya delay karena cuaca buruk.

Baca: Mengenal Spesifiksi Pesawat Sriwijaya SJ 182, Pihak Boeing Juga Ikut Pantau Perkembangan Pencarian

Kemudian seorang penumpang pesawat Sriwijaya Air sempat membagikan foto sayap pesawat sebelum lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak.

Foto yang dikirimkan pada anggota keluarganya itu adalah foto terakhir sebelum pesawat dengan nomor penerbangan SJ182 hilang kontak dan jatuh di kepulauan Seribu Sabtu (9/1/2021).

Dalam foto tersebut, sang penumpang meminta doa pada keluarganya agar selamat sampai tujuan.

Penumpang yang mengirimkan foto sayap pesawat Sriwijaya Air adalah Indah Halima Putri.

Foto itu dikirimkan pada adiknya Nabila sesaat sebelum korban lepas landas.

Nabila menjelaskan, dalam foto yang ia terima, kondisi bandara saat itu sedang hujan.

Selain mengirimkan foto sayap pesawat, ia juga mengirimkan pesan agar Nabila dan keluarga mendoakannya sampai tujuan.

Korban Indah menaiki pesawat Sriwijaya Air bersama dengan suami, mertua, anak dan juga keponakan suaminya. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved