TRIBUNNEWS UPDATE
Reuni 212 Akan Tetap Digelar jika Ada Pembiaran Kerumuman Pilkada Serentak 2020
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif, mengeluarkan pernyataan lengkap terkait rencana digelarnya reuni 212.
Hal itu ia sampaikan lewat sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube FRONT TV, Selasa (18/11/2020).
Dilansir oleh Tribunnews.com, sehubungan dengan tidak dikabulkannya perrmohonan PA 212 menggunakan kawasan Monas untuk gelaran reuni 212, FPI, GNPF dan PA 212 mengeluarkan Press Release terkait pelaksanaan reuni 212 tahun 2020.
Sebelumnya, Unit Pengelola Kawasan Monumen Nasional, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, mengirimkan surat penolakan penggunaan area Monas untuk gelaran reuni 212.
“Bahwa sejak 14 Maret 2020, monumen Nasional ditutup untuk umum dan tidak ada kegiatan publik apapun yang dilangsungkan di kawasan Monumen Nasional,” tulis Isa dalam Surat Jawaban untuk PA 212 dilansir dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta.
Dalam Press Release itu Slamet Ma'arif mengatakan pelaksanaan reuni 212 tahun 2020 ditunda sementara, dengan mengamati Pilkada serentak 2020.
Jika ada pembiaran kerumunan oleh pemerintah, maka reuni 212 tahun ini akan tetap digelar di waktu yang tepat.
Kemudian tanggal 2 Desember 2020, mereka akan mengadakan acara dialog nasional dengan menghandirkan 100 tokoh dan ulama.
Dialog itu akan dihadiri imam besar Al Habib Husein Muhammad Rizieq Shihab, sebagi narasumber dengan tetap menerapkan protokol Covid-19
Kemudian Slamet Ma'arif juga mengimbau dan menyarankan kepada mujahid dan mujahidah di seluruh Indonesia, untuk mengadakan istighosah doa bersama agar indonesia diangkat dari wabah Covid-19.
Pelaksanaan istighosah itu dilaksanakan di masjid-masjid, musala, pondok pesantren, majelis taklim dengan wajib melaksanakan protokol Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak, serta tidak dilaksanakan di ruang terbuka seperti lapangan.
Press Release itu dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum DPP FPI, KH Ahmad Sobri Lubis, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Ustaz Ulama Yusuf Muhammad Martak dan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif pada Selasa (17/11/2020).
(Tribun-video.com/DeaMita)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pernyataan soal Reuni 212, Slamet Ma'arif: Ditunda, jika Ada Pembiaran Kerumunan akan Tetap Digelar
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Ketua Reuni Akbar 212 Usul 2 Desember jadi Hari Libur Nasional, Begini Respons Wamenag
Kamis, 4 Desember 2025
Terkini Nasional
Seruan Pemakzulan Wapres Menggema di Reuni 212, Refly Harun Panaskan Panggung Monas!
Rabu, 3 Desember 2025
Tribunnews Update
Fakta-fakta Reuni 212: Gubernur Pramono Tak Beri Sambutan, Usul 2 Desember jadi Libur Nasional
Rabu, 3 Desember 2025
Tribunnews Update
Respons Istana soal Ketua Reuni 212 Usul 2 Desember Jadi Hari Libur Nasional, Bakal Lapor Prabowo
Rabu, 3 Desember 2025
Terkini Nasional
Tak Main-main! Seruan Pemakzulan Menggema di Reuni 212, Refly Harun Angkat Isu Kesetaraan Hukum
Rabu, 3 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.