TRIBUNNEWS UPDATE
WHO Peringatkan Bahaya Semprot Disinfektan ke Manusia, Ganjar: Hentikan Penyemprotan pada Orang
TRIBUN-VIDEO.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sudah memperingatkan mengenai bahaya penyemprotan cairan disinfektan ke manusia.
Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk berhenti melakukan penyemprotan disinfektan ke orang.
Ia menjelaskan apabila cairan tersebut masuk ke hidung lalu masuk ke paru-paru maka akan menimbulkan penyakit di masa depan.
"Saya melihat di desa-desa, banyak sekali penyemprotan. Saya minta, hentikan penyemprotan pada orang, apalagi penyemprotan dilakukan tanpa ada pelindung diri. Itu bisa membahayakan," kata Ganjar.
Ganjar meminta cairan disinfektan hanya disemprotkan ke benda mati saja.
Itupun tidak boleh dilakukan sembarangan.
Bahan-bahan yang digunakan untuk menyemprot harus sesuai dengan standart yang ada.
"Komposisinya harus dikonsultasikan dengan ahli, jangan sampai asal-asalan dan jangan sampai terhirup," tambahnya.
Apabila dilakukan penyemprotan ruangan, maka ruangan tersebut harus didiamkan selama kurang lebih empat jam.
Selama itu, ruangan tidak boleh dimasuki.
"Tunggu sampai empat jam, baru bisa masuk kembali. Itu cukup untuk menetralisir dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.
(Tribun-Video.com / Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ganjar Minta Masyarakat Hentikan Penyemprotan Disinfektan ke Orang
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Kompas.com
Viral News
Belum Ditahan Terkait Kasus Skincare Merkuri, Mira Hayati dan Agus Salim Dibantarkan ke Rumah Sakit
Rabu, 22 Januari 2025
Viral News
Alasan Sakit dan Hamil, Bos Skincare Bermekuri Mira Hayati dan Agus Salim Batal Masuk Sel
Rabu, 22 Januari 2025
Viral News
Profil Mira Hayati, Bermula dari Biduan Kemudian Jadi Bos Skincare dengan Klaim Omset Miliaran
Rabu, 22 Januari 2025
Local Experience
Masjid Madaniyah Karanganyar dengan Arsitektur Timur Tengah Seperti Masjid Nabawi di Madinah
Jumat, 24 Mei 2024
TRIBUNNEWS UPDATE
Masa Lalu Keluarga yang Lompat dari Lantai 22 Apartemen, Alami Tekanan Ekonomi dan sang Ayah di-PHK
Selasa, 12 Maret 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.