Rabu, 8 April 2026

VIDEO: Mengaku Pegawai Mahkamah Agung, Wanita Ini Memaki dan Cakar Polisi

Selasa, 13 Desember 2016 13:45 WIB
Sumber Lain

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Video yang menggambarkan amukan dan aksi kekerasan seorang wanita terhadap anggota polisi satuan lalu lintas beredar di sosial media.

Menurut keterangan dalam pesan broadcast tersebut, peristiwa ini terjadi pada Selasa (13/12/2016) pukul 09.00 WIB.

Kekerasan tersebut menimpa anggota satlantas BKO Transjakarta yang sedang melaksanakan tugas di depan Santa Maria Jalan Jati Negara Barat, Jakarta.

"Ada masyarakat yang sedang melintas dan situasi lalin padat. Orang tersebut tidak terima ditegur oleh petugas, sambil mengaku kerja di Mahkamah Agung Jakarta. Lalu langsung memaki-maki petugas lantas Aiptu Sutisna, dan mencakar anggota tersebut dengan menarik-narik baju anggota sampai kancing baju terlepas," begitu isi pesan tersebut.

"Kemudian anggota tersebut langsung ke Polres Jaktim untuk membuatkan laporan. Demikian laporan sementara perkembangan lanjut dilaporkan kembali."

Alasan Lain Kemarahan Sang Ibu

Di sisi lain, kasus penyerangan disebut-sebut karena pengemudi protes terhadap kerja petugas.

Pengemudi perempuan itu disebut tak terima karena polisi berjaga di Jalan Jatinegara Barat yang lancar, bukan di jalan yang macet. Hal tersebut disampaikan sumber kepolisian di Polres Metro Jakarta Timur.

"Dia marah terhadap posisi polisi. Bapak jangan di situ, di sana macet," kata perwira tersebut, saat ditemui di Kantor Polres Metro Jakarta Timur, seperti dilansir Kompas.com, Selasa (13/12/2016).

Namun, masih menurut sumber, wanita tersebut menyampaikan protesnya ke petugas dengan nada marah. Petugas kemudian menghampiri dan bertanya kepada pelaku mengapa dia marah-marah.

Petugas kemudian memfoto pelat kendaraan pelaku. Buntutnya, pelaku memarahi petugas tersebut.

"Si ibu marah-marah," ujar sumber itu.

Akibat penyerangan, lanjut sumber, anggota polantas mengalami luka. Namun, ia tak bisa menyebut detail di bagian mana saja anggota mengalami luka.

"Sekarang lagi nunggu visum," ujarnya. (*)⁠⁠⁠⁠

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tri Hantoro
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #polisi   #lalu lintas   #kekerasan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved