Wiki On The Spot
Wiki On The Spot - Menuju Tempat Wisata Kampung Kapitan Menggunakan Getek
TRIBUN-VIDEO.COM - Kampung Kapitan merupakan tempat keturunan Tionghoa pertama kali di Palembang.
Kampung Kapitan ini jadi tempat wisata di Palembang.
Lokasi Kampung Kapitan ada di tepi Sungai Musi atau di Jalan KH Azhari Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.
Untuk ke Kampung Kapitan ini Anda bisa menggunakan jalur darat maupun jalur air.
Kalau sebelumnya Tribun Sumsel Wiki sudah mencoba melalui jalur darat, maka kali ini Tribun Sumsel Wiki mencoba jalur air dengan naik getek menuju ke Kampung Kapitan.
Untuk naik getek ini bisa dari dermaga yang ada di dekat Benteng Kuto Besak (BKB) atau dari Dermaga Convention Center dan juga dari Dermana 16 Ilir.
Nah, Tribun Sumsel Wiki mencoba naik Getek dari Dermaga Convention Center yang berhadapan dengan Dermaga 7 Ulu.
"Untuk ongkos atau tarif naik Getek ke Kampung Kapitan ini hanya Rp5 ribu sampai Rp10 ribu," kata Mang Jul sopir getek.
Tarif tersebut memang terbilang murah, sebab antara Dermaga Convention Center dengan Dermana 7 Ulu tak begitu jauh, hanya menyebrang saja.
Tak butuh waktu lama untuk bisa sampai ke Kampung Kapitan dengan naik Getek ini.
Paling tidak hanya 5 menit saja sudah sampai.
Setelah sampai di Dermaga 7 Ulu satu persatu penumpang turun, dan berjalan menuju ke Kampung Kapitan.
Jarak antara Dermana dan Kampung Kapitan pun tak begitu jauh, hanya beberapa meter saja.
Kampung Kapitan ini buka setiap hari, mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Untuk harga tiket masuk hanya Rp5000 per orang.
Kampung Kapitan ini ramai dikunjungi ketika Cap Go Meh.
Bagi Anda yang ingin menyewa pakaian untuk berfoto seperti pakaian kebaya juga tersedia di sini, bayarnya hanya sukarela saja.
Kampung Kapitan merupakan area permukiman seluas 165,9 × 85,6 meter.
kampung tersebut berada di tengah peemukiman padat di tepi Sungai Musi dan bersebelahan dengan Benteng Kuto Besak.
"Kampung Kapitan merupakan permukiman khas etnis Cina Palembang pada masa lalu yang merupakan tempat tinggal Kapitan Cina dan keluarganya," kata Hulu balang Kampung Kapitan, Karim.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bangunan inti dari kediaman Kapitan ini meliputi tiga buah rumah yang terdiri atas dua rumah tinggal yang mengapit rumah utama, sebagai tempat diadakannya pesta dan pertemuan.
Di halaman Kampung Kapitan ada Pagoda dari Taiwan.
Pagoda ini diberikan sebagai hadiah oleh Menteri Budaya di Taiwan dari bangsa Xiang Chu Tiongkok sebagai apresiasi penghargaan terhadap leluhur suku Tionghoa.
"Semula Kampung Kapitan ini komplek pemukiman yang terdiri atas beberapa bangunan. Namun saat ini yang tersisa hanyalah dua bangunan rumah. Bangunan yang tersisa berbentuk rumah panggung yang dipadukan dengan gaya kolonial," bebernya.
Kampung Kapitan yang dibangun sejak 1644 ini kini diteruskan oleh generasi ke 13. Namun sayangnya keturunan Tjoa Ham Hin banyak merantau ke luar Palembang. Meskipun begitu Kampung Kapitan ini tetap dibuka untuk umum sebab ada saya yang menjaganya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribuntribunsumselwiki.com dengan judul Menuju Tempat Wisata Kampung Kapitan Menggunakan Getek
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribun Sumsel
Live Update
Akses Jalan Terputus Bertahun-tahun Akibat Banjir, Warga Pasir Putih Depok Bahu Membahu Buat Getek
Selasa, 23 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.