Terkini Nasional
Rapat Kerja dengan Komisi DPR, Menhan Prabowo: Kedaulatan Indonesia Tak Bisa Ditawar
TRIBUN-VIDEO.COM - Rapat Kerja antara Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar selesai digelar.
Berdasarkan pantauan, rapat tersebut digelar secara tertutup selama kurang lebih 6 jam dan berakhir sekira pukul 16.05 WIB.
Ditemui usai rapat, Menhan Prabowo Subianto mengatakan semua pihak memiliki pemahaman yang sama bahwa kedaulatan merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
Hal tersebut merujuk kepada klaim sepihak pemerintah Cina atas wilayah Perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau.
"Saya kira ada suatu pemahaman bersama bahwa kedaulatan itu memang tidak bisa ditawar menawar," ujar Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan untuk menjaga kedaulatan diperlukan upaya khusus, berupa pertahanan yang kuat.
Ia menyebut dalam menguatkan pertahanan diperlukan investasi.
"Kedaulatan itu memerlukan upaya khusus, kedaulatan dan kemerdekaan itu harus dipertahankan dan pertahanan itu butuh investasi," ujarnya.
Kepada para pewarta, Prabowo mengungkapkan selain kapal Cina ada beberapa kapal negara lain yang masuk wilayah Indonesia tanpa izin.
Namun, ia enggan menyebutkan nama negara tersebut.
"Saya cukup sebut beberapa negara," ujar Prabowo.
Karena itu, Prabowo mengungkapkan rapat dengan Komisi I DPR juga menyetujui untuk memperbaharui alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Hal itu agar Indonesia mampu menjaga kedaulatan wilayahnya dari ancaman negara lain.
"Meningkatkan pertahanan tentunya kita perlu modernisasi alutsista kita memperbaiki yang kita punya. Supaya kita punya kemampuan menegakkan kedaulatan kita," kata Prabowo. (Tribunnews.com/chaerul umam)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Subianto: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Reporter: Chaerul Umam
Video Production: Wening Cahya Mahardika
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Serangan ke Lebanon Tewaskan dan Lukai Prajurit TNI, DPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Nasional
Komisi I DPR Bakal Periksa Tim China yang Didatangkan Mualem Bantu Cari Korban, Potensi Melanggar?
Senin, 8 Desember 2025
Terkini Nasional
Menhan Sjafrie Ajukan Anggaran Rp187 T, Disetujui Komisi I Untuk Dibawa Ke Badan Anggaran
Selasa, 16 September 2025
Terkini Nasional
Resmi Dicopot seusai Sebut Rakyat 'Tolol'! Ahmad Sahroni Dirotasi ke Komisi I DPR RI oleh Nasdem
Sabtu, 30 Agustus 2025
Live Update
Ketakutan Terjebak Demo, Komisi I DPR Buru-buru Hentikan Rapat Lebih Awal Berlangsung hanya 30 Menit
Selasa, 26 Agustus 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.