Tribunnews Update
Serangan ke Lebanon Tewaskan dan Lukai Prajurit TNI, DPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Gugurnya para prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon mendapat perhatian dari Komisi I DPR RI.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mengusulkan agar Pemerintah Indonesia mengevaluasi keberadaan prajurit TNI di wilayah tersebut.
Dalam keterangan pada Senin (30/3/2026) di Senayan, Jakarta, Dave mengatakan, insiden ini harus jadi momentum untuk melakukan koreksi dan penilaian ulang.
Terlebih saat ini situasi keamanan di Lebanon yang terus memburuk akibat serangan Israel.
Dave juga mempertanyakan relevansi kehadiran pasukan Indonesia dalam menjaga perdamaian atau justru berpotensi jadi target serangan.
Terkait dengan serangan yang menewaskan dan melukai prajurit TNI, Dave pun menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban.
Menurutnya, serangan misil ini ditujukan untuk Hizbullah namun justru berdampak pada pasukan penjaga perdamaian.
Dave pun meminta pemerintah agar tak memaksakan keberadaan personel TNI di Lebanon mengingat konflik yang terus meningkat dan sulit diprediksi.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Komisi I DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Penarikan Pasukan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Iran Tak Main-main! Minta Warga Israel Utara Segera Mengungsi sebelum Terlambat
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Siap Blokade Selat Hormuz & Setop Negosiasi Jika Pasukan Israel Tak Mundur dari Lebanon
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Netanyahu Arogan Ogah AS Iran Damai, Gempur Lebanon Habis habisan demi Israel Tetap Aman
Selasa, 2 Juni 2026
Mancanegara
Trump Ngamuk ke Netanyahu gegara Terus Serang Lebanon: Tak Tahu Terima Kasih!
Selasa, 2 Juni 2026
Mancanegara
Memanas! Presiden Donald Trump Meluapkan Amarah Besar kepada Netanyahu terkait Militer di Lebanon
Selasa, 2 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.