Yandex

Terkini Daerah

Istri Hakim PN Medan yang Tewas Diduga Jadi Otak Pelaku Pembunuhan

Jumat, 6 Desember 2019 17:23 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Humas PN Medan Erintuah Damanik menuturkan, berdasarkan hasil autopsi ternyata hakim PN Medan Jamaluddin sudah meninggal sejak dini hari.

"Kami mendengar hasil visum dinyatakan korban 20 jam sebelumnya sudah meninggal. Artinya jika dihitung mundur 20 jam, itu dia (Jamaluddin) meninggal sekitar jam 3 atau 4 subuh," imbuh Erintuah Damanik.

Lebih lanjut, Erintuah Damanik memaparkan belum mengetahui sosok pelaku pembunuh hakim Jamaluddin.

Saat Ditanya apakah Jamaluddin memiliki pekerjaan lain selain hakim di PN Medan, Erintuah Damanik menegaskan tak tahu.

Namun, istri almarhum memiliki bisnis properti.

"Istrinya suka share di facebook punya perumahan. Dia juga punya bisnis penimbunan tanah jalan tol. Sawit juga," tutur Erintuah Damanik.

Kepemilikan bisnis tersebut oleh keluarga Jamaluddin diyakini tidak melanggar prosedur.

Humas PN Medan Jamaluddin semasa hidup. Ia ditemukan tewas di areal kebun sawit warga di Dausun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019).

"Kalau gak ada (jabatan) saya kita gak masalah," tegas Erintuah Damanik.

Baca: Fakta Terbaru soal Hakim PN Medan, Tewas Bukan karena Racun

Polisi Duga Istri Hakim PN Medan Otak Pelaku Pembunuhan

Istri hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum diduga menjadi otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri.

Hal tersebut didasarkan hasil autopsi yang dikeluarkan pihak kepolisian, yang menyatakan korban telah meninggal 20 jam sebelum dilakukan autopsi.

Pihak kepolisian membenarkan saat ini istri hakim PN Medan itu diperiksa terkait kematian sang suami.

"Lagi dilaksakanan pemeriksaan di Aceh," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Eko Hartanto.

Meski demikian, Eko Hartanto membantah jika Zuraida Hamum telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Gak ada," katanya.

Namun dia mengungkapkan kalau pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan peniyidikan intensif terhadap istri korban.

Sementara itu istri Jamaluddin, Zuraida Hanum sempat menuturkan kesaksiannya sebelum sang suami ditemukan meninggal.

Kendati demikian, kesaksian istri Jamaluddin itu tak sinkron dengan hasil autopsi yang telah dikeluarkan.

Zuraida Hanum menceritakan Jamaluddin berangkat dari rumah pukul 5.00 WIB.

Saat itu semua perlengkapan seperti baju, sepatu dan perlengkapan kantor sudah disiapkannya di dalam mobil.

Kata Zuraida, ia sudah menyarankan kepada suami untuk didampingi pergi ke bandara.

Namun suami tidak mau dengan alasan karena sudah pagi. Almarhum juga mengatakan setelah ke bandara akan langsung ke kantor PN Medan.

“Siapa yang akan dijumpai saya tidak tahu. Bapak tidak cerita ke saya siapa yang ingin berjumpa,” sebutnya dalam wawancara dengan sejumlah wartawan di kediamannya di rumah duka di Nagan Raya setelah prosesi pemakaman suaminya pada Sabtu (30/11/2019) petang.

Apalagi selama ini, kata Zuraida Hanum, suaminya terkadang pulang bisa sampai malam hari dan pergi ke kantor bisa lebih subuh sehingga tidak pernah menaruh rasa curiga.

Terkait ditemukan suaminya meninggal, Zuraida Hanum meminta kepolisian di Medan dapat mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

Sebab, kasus kematian suaminya di dalam mobil dengan kondisi tidak wajar. Seperti ditemukan memar di hidung, dan berada di bangku tengah.

“Saya lihat kondisi bapak memar di hidung ketika dibawa ke rumah sakit. Harapan saya (kasus) ini segera terungkap,” harap Zuraida Hanum.

Diberitakan sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin ditemukan Tewas di areal kebun sawit, Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019) siang.

Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobilnya Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD.

Ketua PN Medan Sutio Jumagi menyatakan, tewasnya Hakim Jamaluddin diketahui sekitar pukul 18.00 WIB.

"Dapat info dari anak-anak, bahwa Jamal ditemukan Tewas di kebun-kebun di dalam mobilnya,"ujarnya di kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Jumat (29/11/2019) malam.

Ia menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut dan menyatakan, korban sudah berada di RS Bhayangkara.

"Makanya kita berada di sini,"katanya.

Dikatakan Sutio, korban (Jamaluddin) pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB sempat ke kantor (PN Medan).

Namun setelah itu tidak kelihatan lagi.

Mengenai korban mengenakan baju olahraga, Sutio menjelaskan bahwa setiap hari Jumat memang ada kegiatan olahraga pagi hari.

"Namun hari ini, kegiatan tersebut tidak ada. Karena lagi ada acara sosialisasi dan simulasi e-legitimasi," ujarnya seraya menyatakan dalam acara itu, korban tidak masuk.

(Tribun Jakarta/ Tribun Medan)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Hakim PN Medan Disebut Tewas Sejak Subuh, Sang Istri Diduga Otak Pelaku Pembunuhan, Ini Kata Polisi.

Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved