Minggu, 19 April 2026

Terkini Daerah

Heboh Mobil Dinas Bupati Karanganyar Rubicon Rp2 M, LSM : Menyakiti Hati Rakyat

Jumat, 6 Desember 2019 16:19 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengantian mobil dinas Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang sebelumnya jenis Toyota Fortuner seharga Rp500 jutaan dengan Jeep Wrangler Rubicon setara Rp2 miliar dinilai menyakiti hati rakyat.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Karanganyar Rembug (FKR), Indardi Heru Santoso menyebut, pengadaan Jeep Rubicon sebagai mobil dinas Bupati Karanganyar yang memiliki harga fantastis itu seharusnya tidak terjadi.

Karena lanjut dia, kebijakan yang sudah masuk LPSE atau Pengadaan Kendaraan Dinas Operasional secara elektronik itu, merupakan 'prestasi' kegagalan DPRD.

"Pembelian mobil dinas itu sangat mengkianati nurani penderitaan rakyat," ujar Indardi kepada TribunSolo.com, Kamis (5/12/2019).

"Coba bayangkan mobil dinas bupati lebih dari lima semuanya termasuk tahunnya baru, ada Camry, ada Fortuner, ada Inova, kini minta lagi Rubicon," tambahnya.

Baca: Jeep Rubicon Rp2 Miliar Bakal Jadi Mobil Dinas Bupati Karanganyar, Begini Komentar Ganjar Pranowo

Indardi yang juga Ketua LSM Lentera itu menuturkan, pengadaan mobil mewah asal Amerika Serikat itu jelas menyakiti hati rakyat.

"Dari asas kepatutan ini sangat menyakiti rakyat," tutur dia.

"Warga Karanganyar yang mendapat jatah makan dari pemerintah pusat sebanyak 58 ribu kepala keluarga (KK), sementara bupatinya pamer kemewahan, termasuk ini adalah prestasi kegagalan DPRD Karanganyar sepanjang sejarah," tambahnya.

Indardi mendesak pengadaan dibatalkan karena itu dapat dilihat sebagai upaya menari di atas penderitaan rakyat.

"Iya, kami mendesak untuk dibatalkan ini namanya menari di atas penderitaan rakyat," tegasnya.

"Gubernur saja mobnasnya Innova, bupati gaya gagah-gagahan, pamer kemewahan, ini uang rakyat," imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya juga menyoroti waktu pengadaan Rubicon sebagai mobil dinas.

Ia memandang momen pengadaannya sangat arogan.

"Ini momennya terkesan ugal-ugalan, coba lihat seluruh kepala desa dapat NMAX, pimpinan DPRD dapat Fortuner, bupati dapat Rubicon," ujar dia.

Indardi menambahkan pengadaan mobil mewah tersebut menunjukkan in-efisiensi anggaran yang dilakukan Pemkab Karanganyar.

"Di saat harus hemat dan efisiensi karena anggaran Karanganyar lebih dari 70 persen habis untuk bayar pegawai sementara pelayanan dasar kesehatan pendidikan sosial sangat minim," tutur dia.

"DPRD gagal sebagai pengemban aspirasi rakyat, dia lebih berfungsi pembantu penguasa dan tukang stemple saja," tandasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Heboh Mobil Dinas Bupati Karanganyar Rubicon Setara Rp 2 M, LSM : Menari di Atas Penderitaan Rakyat.

Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved