Terkini Daerah

Warga Pagalaram Diterkam Harimau hingga Alami Luka Gigitan di Paha

Selasa, 3 Desember 2019 23:24 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Warga Pagaralam terkena teror Harimau.

Seorang warga diterkam Harimau setelah beberapa hari lalu terlihat jejak kaki sang binatang.

Mengutip Sripoku.com, Senin (2/12/2019), seorang warga yang diterkam tersebut tinggal di Desa Tebat Benawa Pagaralam.

Sampai saat ini, sripoku.com masih mencoba menelusuri peristiwa ini lebih mendalam.

Beberapa hari yang lalu, warga mendapati ada jejak kaki harimau.

Malah, beberapa dari mereka sempat ada yang melihat penampakan harimau.

Tak tanggung-tanggung, yang melihat ini mengatakan ada tiga ekor harimau saat itu.

Harimau juga sudah memakan beberapa hewan ternak warga, mulai dari ayam hingga kambing.

Seeorang warga di Lahat malah tewas pasca diterkam satwa liar yang dilindungi ini.

Marta Berhasil Selamatkan Diri

Korban terkaman Harimau bernama Marta. Ia berhasil menyelamatkan diri saat berada di area perkebunan Senin (2/12/2019).

Kini, Marta sudah dibawa ke rumah sakit setempat.

Ia menderita luka terkaman harimau di paha sebelah kanan.

Dilihat dari perban yang sudah dipasang, luka yang ada di paha Marta lebih dari satu lubang.

Menurut seorang kakak Marta, Ican, kejadian bermula ketika Marta sedang meracuni rumput di ladang perkebunan miliknya.

Tiba-tiba- seekor harimau datang dan langsung menerkamnya.

Marta lalu berusaha melarikan diri dan memanjat pohon tinggi yang ada di sekitar dirinya berada.

Cukup lama Marta berada di sana lantaran harimau ini masih saja menanti di bawah pohon tempat Marta memanjat.

"Ukurannya hampir sama besar dengan tubuh sapi. Saya juga sempat dikejar karena berada di lokasi sama dengan korban," kata Ican.

Aksi Heroik sang Kakak

Menurut Ican, kakak Marta, kejadian bermula ketika ia dan Marta sedang meracuni rumput di ladang perkebunan miliknya.

Tiba-tiba- seekor harimau datang dan langsung menerkamnya.

"Kami sebenarnya sudah mencoba berlari, namun harimau lebih dekat dengan Marta.

Jadi, ia sempat terkena terkaman," kata Ican.

Marta lalu berusaha melarikan diri dan memanjat pohon tinggi yang ada di sekitar dirinya berada.

Cukup lama Marta berada di sana lantaran harimau ini masih saja menanti di bawah pohon tempat Marta memanjat.

Harimau baru pergi ketika Ican mengusirnya.

"Ukurannya hampir sama besar dengan tubuh sapi. Saya juga sempat dikejar karena berada di lokasi sama dengan korban," kata Ican.

Kronologi Lengkap

Warga Kota Pagaralam dihebohkan dengan kabarnya seorang warga diterkam Harimau, Senin (2/12/2019).

Korbannya kali ini warga Desa Tebat Benawa, Kecamatan Dempo Selatan.

Sebelumnya, warga Desa Pematang Bango Kecamatan Pagaralam Utara melihat kemunculan harimau di kebun kopi.

Marta (25 tahun), warga Tebat Benawa nyaris tewas diterkam harimau.

Ia berhasil melepaskan diri dari gigitan Harimau yang katanya sebesar sapi tersebut.

Marta saat kejadian sedang meracun rumbut dikebun, namun saat sedang asyik meracun tiba-tiba dihadapannya sudah ada Harimau besar.

Keduanya sempat terdiam, namun tidak lama setelah itu Harimau tersebut langsung menerkam.

"Saya sedang meracuni, namun tiba-tiba Harimau itu sudah ada didepan saya. Kami sempat sama-sama terdiam, saat saya hendak berlari Harimau itu langsung menyerang saya," ujar Marta saat diwawancarai, Senin (2/12/2019) saat berada di RSUD Besemah.

Dikatakan Marta dirinya sudah diterkam bahkan digigit oleh Harimau tersebut dibagian paha sebelah kanan.

Bahkan Harimau tersebut juga telah menerkam bagian belakangnya.

"Saya sudah digigit. Untuk bisa lepas saya berusaha berontak dengan mendorong kepala Harimau tersebut. Setelah berhasil lepas dari cekrammnya saya langsung naik pohon," jelasnya.

Namun saat korban naik pohon Harimau belum langsung pergi.

Harimau itu kata Marta, kepalanya hampir sebesar Keranjang rotan.

Harimau tersebut beberapa saat tetap menunggu di bawah pohon.

"Saat saya diatas pohon Harimau itu tidak pergi dan tetap menunngu saya dibawa pohon. Beruntung ada kakak saya Ican yang berusaha mengusir Harimau tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Ican Kakak korban mebenarkan jika Harimau tersebut menerkam adiknya.

Bahkan dirinya juga sempat dikejar saat berusaha mengusir harimau yang masih menunggu adiknya diatas pohon.

"Saya melihat langsung kejadian itu, Harimau itu sebesar Sapi. Harimau itu sempat menunggu diatas pohon yang dinaikki adik saya. Namun tidak lama Harimau itu pergi meninggalkan kami," jelasnya.

Marta Warga Desa Tebat Benawa Pagaralam ini mengalami luka di paha.

Dilihat dari perban yang sudah dipasang, luka yang ada di paha Marta lebih dari satu lubang

Imbauan Wali Kota Pagaralam

Kondisi dimana adanya teror dari harimau berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pagaralam.

Pasalnya hal tersebut diduga disebabkan adanya kekhawatiran wisatawan terkait keberadaan Harimau tersebut disejumlah objek wisata terutama Gunung Dempo.

Untuk itu Wali Kota Pagaralam secara langsung menyebar video imbauan kepada seluruh masyarakat Pagaralam dan sekitarnya serta wisatawan untuk tidak ragu berwisata dikawasan Gunung Dempo.

"Kami imbau kepada seluruh masyarakat Pagaralam dan wisatawan untuk tidak ragu berwisata kekawasan Gunung Dempo. Namun dengan tetap mejaga kewaspadaan dan kehati-hatian," ujar Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni dalam video yang disebar Humas Pemkot Pagaralam yang berdurasi 33 detik tersebut.

Selain itu div ideo tersebut Wali Kota tetap melarang aktivitas berkemah di kawasan Tugu Rimau untuk sementara waktu.

"Akan tetapi untuk sementara waktu diminta tidak berkemah di daerah kawasan Gunung Dempo," imbaunya.

Untuk ketehui pihak BKSDA Lahat menyampaikan bahwa pihaknya terakhir melihat jejak Harimau disekitaran Objek Wisata Dempo Park pada 18 November 2019 lalu.

Namun sampai saat ini belum ditemukan lagi jejak tersebut.

"Tim terakhir menemukan jejak Harimau pada 18 November lalu dikawasan Dempo Park. Itu diduga jejak terakhir," ujar Martialis kepada sripoku.com beberapa waktu lalu.

Teror kemunculan Harimau memang beberapa hari terakhir ini menghantui masyarakat Pagaralam terutama yang tinggal dikawasan yang hutan lindung seperti kawasan Desa Rimba Candi Kecamatan Dempo Tengah pada Jumat (29/11/2019).

Kemudian kemarin warga Desa Pematang Bango Kecamatan Pagaralam Utara juga melihat penampakan Harimau dikawasan Talang Ayek Cawang dan Talang Subuk yang lokasinya juga mengarah ke hutan lindung.

Dan hari salah seorang warga Desa Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan diserang Harimau saat sedang berkebun. (Sripoku/TribunSumsel)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Warga Pagaralam Diterkam Harimau, Aksi Heroik Ican Usir Binatang Buas Demi Sang Adik

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved