Jumat, 24 April 2026

Nasional

Harimau Sumatera Intai Perusahaan Migas di Kawasan Konservasi

Minggu, 18 Januari 2026 12:49 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video pendek beredar di media sosial yang memperlihatkan seekor harimau Sumatera melewati jalan tanah di Kabupaten Siak, Riau, Jumat (16/1/2026).

Menanggapi kemunculan harimau itu, tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau turun tangan.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan beberapa jejak harimau Sumatera di dua titik. Jarak titik pertama dengan yang kedua, sekitar 1,8 kilometer.
"Jejak harimau Sumatera yang ditemukan di dua titik, berukuran 12 sentimeter," kata Kepala BBKSDA Riau, Supartono kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat.

Berdasarkan identifikasi dari video yang beredar, hewan buas dilindungi itu berjenis kelamin jantan dan usia dewasa.

upartono menyebut, lokasi munculnya harimau Sumatera berada di akses jalan PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Baca: AS Mainkan Kartu Minyak Venezuela, Korporasi Migas Disebut Bisa Bertahan Puluhan Tahun

 

Baca: Skandal Pupuk Subsidi di Riau Jerat ASN, Kejari Pelalawan Tetapkan 15 Orang Jadi Tersangka Korupsi

Perusahaan ini milik BUMD Kabupaten Siak, yang mengelola minyak dan gas bumi (Migas). "Lokasi kemunculan harimau itu merupakan areal terbatas bagi aktivitas masyarakat dan berada di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak," sebut Supartono.

Taman Nasional Zamrud, sambung dia, adalah salah satu habitat atau homerange (wilayah jelajah) harimau Sumatera yang masuk ke dalam kantong habitat Semenanjung Kampar.

Dari hasil koordinasi dengan pihak PT BSP, harimau tersebut dilihat oleh seorang staf perusahaan dan merekam video. "Penemuan jejak di wilayah ini merupakan hal yang wajar, mengingat Taman Nasional Zamrud merupakan habitat satwa harimau Sumatera," kata Supartono.

Tim BBKSDA Riau kemudian mengimbau karyawan PT BSP untuk tidak merekam dan menyebarluaskan video penemuan harimau Sumatera. Sebab, dikhawatirkan akan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat dan menghindari informasi yang tidak benar serta dapat membahayakan keselamatan satwa.

(*)

# Harimau Sumatera # Perusahaan # Migas # Konservasi # Riau # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Harimau Sumatera   #perusahaan   #Migas   #konservasi   #Riau

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved