Terkini Daerah

Guru Ajak Siswi Threesome, Tanggapan Anggota DPR RI: Harus Evaluasi Rekrutmen Guru

Sabtu, 9 November 2019 07:38 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Kasus Ibu Guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) mengajak siswinya melakukan threesome atau seks tiga orang untuk memuaskan hasrat sang kekasih, sangat mencoreng wajah dunia pendidikan di Indonesia.

Demikian disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo `Pareira saat ditemui Tribunnews.com, di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Guru seharusnya adalah sosok yang patut 'digugu' dan ditiru oleh anak muridnya.

Tapi, dalam kasus ini, kata dia, sebaliknya yang terjadi, guru menjadi contoh yang tak layak diteladani.

"Meskipun ini kejadian kasuistik, tapi jadi pembelajaran kepada kita semua, khususnya dunia pendidikan, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujar mantan anggota Komisi I DPR RI ini.

Bercermin pada kasus ini, menurut dia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus melakukan evaluasi serius dalam perekrutan guru. Apalagi kejadian pelecehan seksual terhadap anak murid bukan kejadian perdana.

Uji moral dan psikologi, dia menilai, perlu dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap setiap guru yang akan direkrut.

"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan penting memperhatikan kembali bagaimana proses rekrutmen guru-guru kita. Khususnya perlunya pengecekan moral dan psikologi dari setiap guru yang akan direkrut," jelasnya.

Hal ini penting dilakukan agar tidak kembali terjadi kasus serupa di masa mendatang.

Senada, Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf juga sangat menyayangkan terjadinya kasus Ibu Guru Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) mengajak siswinya melakukan threesome atau seks tiga orang untuk memuaskan hasrat sang kekasih, AA Putu Wartayasa (36).

"Sangat disayangkan sekali. Seorang murid sekolah, yang dititipkan di sekolah kepada guru untuk mendapat rasa aman. Bukan malah menyebabkan orangtua menjadi was-was dan curiga kepada guru atau institusi pendidikan," ujar politikus Demokrat ini saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Menurut dia, perlu dilakukan evaluasi dalam penerimaan guru.

Dia menilai, hanya guru berkarakter baik dan benar yang dipilih untuk menjadi tenaga pendidik siswa.

Bukan seorang predator anak.

Untuk itu dia mendorong agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim melakukan pembenahan karakter para pendidik siswa.

"Saya setuju, tugas Mendikbud adalah pembenahan karakter. Jadi bukan hanya murid tapi juga pengajarnya," tegas Dede Yusuf.

"Ini harus segera ditangani dengan serius. Harus diperhatikan sekali proses rekrutmen guru agar benar-benar memiliki karakter yang baik dan benar. Jangan malah sebaliknya jadi predator bagi anak anak kita," jelasnya.

Kata KPAI Soal Guru di Bali yang Ajak Siswinya Threesome

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang pendidikan Retno Listyarti mengatakan Ni Made Sri Novi Darmaningsih, oknum guru di Bali yang mengajak siswinya threesome, akan diproses hukum dan kepegawaian.

"Karena orangtua korban sudah melaporkan kekerasan seksual ini, maka KPAI akan memastikan kepolisian menggunakan UU 35/2015 tentang perlindungan anak agar pelaku mendapatkan sanksi maksimal sesuai UUPA," ujar Retno, dalam keterangannya, Jumat (8/11/2019).

Retno menjelaskan dalam UPPA pelaku dapat diperberat hukumannya hingga sepertiga hukuman, apabila merupakan orang terdekat korban. Dalam hal ini, guru dan orang tua termasuk dalam kategori orang terdekat korban.

KPAI sendiri, kata dia, akan berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali terkait status guru tersebut. Nantinya guru itu tak hanya akan menjalani proses hukum tapi juga kepegawaian.

"Selain harus menjalankan proses hukum, oknum guru pelaku juga harus diproses secara kepegawaian," kata dia.

"Guru seharusnya melindungi anak, tetapi yang bersangkutan justru menjadi pelaku pelanggaran hak anak dan membahayakan anak muridnya," imbuh Retno.
(*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Guru Honorer Asal Buleleng Ajak Threesome Siswinya, Sudah Ditunggu Kedua Pelaku di Kamar Indekos

Baca: Satpol PP Gerebek 3 Orang Sedang Threesome Sambil Pesta Miras di Indekos

Baca: Dua Wanita Tanpa Busana Tertangkap saat Jajakan Jasa Threesome Keliling Indonesia

TONTON JUGA:

Editor: Teta Dian Wijayanto
Reporter: Srihandriatmo Malau
Videografer: Srihandriatmo Malau
Video Production: Sekar Manik Pranita
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved