Tribunnews WIKI
Profil Deddy Mizwar - Politisi dan Aktor Senior yang Membintangi Puluhan Judul Film dan Sinetron
TRIBUN-VIDEO.COM - Deddy Mizwar adalah seorang aktor, sutradara, produser sekaligus politisi.
Deddy Mizwar lahir di Jakarta pada 5 Maret 1955.
Deddy Mizwar merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara dari pasangan H Adrian Andres dan Sun’ah.
Sang ayah merupakan keturunan Belanda-Betawi, sedangkan ibunya merupakan keturunan Bugis-Betawi yang juga memiliki sebuah sanggar seni Betawi.
Deddy Mizwar memiliki latar belakang pendidikan di sekolah asisten apoteker (Sekolah Farmasi).
Pada usia 18 tahun, Deddy Mizwar mulai aktif di teater remaja Jakarta.
Deddy Mizwar pernah terpilih sebagai aktor terbaik Festival Teater Remaja di Taman Ismail Marzuki (TIM).
Bahkan untuk lebih mengasah aktingnya Deddy Mizwar kuliah di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ), sekarang bernama Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Deddy Mizwar menikah dengan Giselawati Wiranegara dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Senandung Nacita dan Zulfikar Rakita Dewa.
Rekam Jejak
Sebelum berkarier di dunia seni peran, Deddy Mizwar pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan DKI Jakarta selama dua tahun.
Setelah itu, Deddy Mizwar mulai beralih ke dunia akting.
Deddy Mizwar memulai karier beraktingnya pada 1976 dengan bermain dalam film ‘Cinta Abadi’ (1976).
Puncak kariernya yaitu ketika Deddy Mizwar dipercaya untuk memerankan tokoh utama dalam film ‘Naga Bonar’.
Deddy Mizwar memulai karier di dunia film sejak 1976 hingga 2013.
Dalam kurun waktu tersebut, Deddy Mizwar telah berhasil meraih berabagai penghargaan.
Di antaranya adalah Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Arie Hanggara (1986), Pemeran Pembantu Pria Terbaik FFI dalam Opera Jakarta (1986), Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Naga Bonar (1987), dan Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Naga Bonar Jadi 2 (2007).
Pada 1997, Deddy Mizwar mendirikan sebuah rumah produksi sendiri.
Deddy Mizwar juga telah memproduksi sejumlah sinetron dan film, di antaranya adalah ‘Mat Angin’, ‘Sang Pengembara’, ‘Lorong Waktu’, ‘Kiamat Sudah Dekat’ dan ‘Para Pencarimu’.
Sementara versi film layar lebar ‘Kiamat Sudah Dekat’ menjadi debut pertamanya dalam memproduksi film.
Deddy Mizwar kemudian memproduksi sekuel ‘Naga Bonar Jadi 2’ (2007) yang juga berhasil menjadi film terbaik FFI 2008 dan sekaligus mengantarkan dirinya sebagai Aktor Terbaik.
Film yang juga dibintangi Tora Sudiro itu juga berhasil menjadi Film Terfavorit dan Aktor Terbaik di Indonesian Movie Award (IMA) 2008.
Selain berkarier di dunia hiburan, Deddy Mizwar juga terjun ke dunia politik.
Pada tahun 2013, Deddy Mizwar digandeng incumbent Ahmad Heryawan untuk menjadi wakilnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat.
Hasilnya, pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018.
Pada Pilgub 2018, Deddy Mizwar kembali maju.
Kala itu Deddy dicalonkan oleh Partai Demokrat sebagai gubernur dan berpasangan dengan Dedy Mulyadi dari Partai Golkar.
Menjelang akhir 2019, Deddy Mizwar memtuskan untuk berpindah partai dari Demokrat ke Partai Gelora.
Filmografi
Film
- Gaun Pengantin (1974)
- Cinta Abadi (1976)
- Ach Yang Benerrr... (1979)
- Bukan Impian Semusim (1982) sebagai Adri
- Sunan Kalijaga (1984) sebagai Raden Mas Sahid atau Sunan Kalijaga
- Hati yang Perawan (1984)
- Hatiku Bukan Pualam (1985)
- Sunan Kalijaga & Syech Siti Jenar (1985) sebagai Sunan Kalijaga
- Saat-Saat Kau Berbaring di Dadaku (1985)
- Menumpas Teroris (1986)
- Opera Jakarta (1986)
- Arie Hanggara (1986) sebagai Machtino
- Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1986)
- Kuberikan Segalanya (1987)
- Naga Bonar (1987) sebagai Jenderal Naga Bonar
- Kerikil-Kerikil Tajam (1987)
- Cintaku di Rumah Susun (1987)
- Bilur-Bilur Penyesalan (1987)
- Ayahku (1987)
- Irisan-Irisan Hati (1988)
- Bayi Tabung (1988)
- Omong Besar (1988)
- Putihnya Duka Kelabunya Bahagia (1989)
- Jangan Renggut Cintaku (1990)
- Satu Mawar Tiga Duri (1990)
- Jual Tampang (1990)
- Kepingin Sih Kepingin (1990) sebagai Arkadi
- Gema Kampus 66 (1991)
- Nada dan Dakwah (1991) sebagai KH. Murad
- Ketika (2005)* sebagai Tajir Saldono
- Kiamat Sudah Dekat (2003)* sebagai H. Romli
- Naga Bonar (Jadi) 2 (2007)* sebagai Nagar Bonar (versi novel ditulis oleh Akmal Nasery Basral)
- Ketika Cinta Bertasbih (2009) sebagai KH. Luthfi Hakim
- Ketika Cinta Bertasbih 2 (2009) sebagai KH. Luthfi Hakim
- Cinta 2 Hati (2010)
- Bebek Belur (2010)
- Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010)*
- Kentut (2011)
- Bangun Lagi Dong Lupus (2013)
- Sayap Kecil Garuda (2014)
Sinetron
- Hikayat Pengembara
- Lorong Waktu
- Demi Masa
- Kiamat Sudah Dekat
- Para Pencari Tuhan seri Bang Jack
- Penghargaan
- Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Arie Hanggara (1986)
- Pemeran Pembantu Pria Terbaik FFI dalam Opera Jakarta (1986)
- Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Naga Bonar (1987)
- Pemeran Pembantu Pria Terbaik FFI dalam Kuberikan Segalanya (1987)
- Pemeran Pembantu Pria Piala Terbaik Piala Vidia FSI dalam Vonis Kepagian (1996)
- Pemeran Pria Terbaik dan Sutradara Terbaik sekaligus Sinetron Terbaik FSI dalam Mat Angin (1999)
- Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Naga Bonar Jadi 2 (2007)
(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)
Artikel ini telah tayang di Tribunewswiki.com dengan judul: Deddy Mizwar
TONTON JUGA:
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunnewsWiki
TRIBUNNEWS UPDATE
Momen Deddy Mizwar Sambangi Rumah Jokowi, Puji Popularitas Presiden ke-7 Setara Shah Rukh Khan
4 hari lalu
Terkini Nasional
Ahok Buka-bukaan soal Pencalonannya Jadi Wagub DKI, Jokowi Ingin Deddy Mizwar tapi Megawati Menolak
Minggu, 8 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDTAE
Usia 70 Tahun, Deddy Mizwar Ungkapkan Kondisi Tubuhnya yang Semakin Menurun dalam Bermain Peran
Senin, 2 Februari 2026
Tribunnews Update
Hampir 20 Tahun Temani Sahur, Deddy Mizwar Akui Lelah Jadi Bang Jack dan Produksi Para Pencari Tuhan
Jumat, 30 Januari 2026
Tribunnews Update
Setelah Hampir 20 Tahun, Deddy Mizwar Mulai Lelah Syuting Para Pencari Tuhan
Kamis, 29 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.