Viral di Medsos

Video Viral Polantas Hentikan Ambulans dan Pukul Sang Sopir, Begini Nasibnya Sekarang

Senin, 4 November 2019 09:52 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi lalu lintas (polantas) dari Polres Tebingtinggi, Sumatera Utara, yang memberhentikan mobil ambulans yang sedang membawa pasien akhirnya dinonaktifkan

Polantas bernama Brigadir Urat M Pasaribu itu dinonaktifkan dari satuan lalulintas (Satlantas) Polres Tebingtinggi.

Ia dinonaktifkan karena sempat membuat viral jagad maya dengan cara memberhentikan mobil ambulans.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi membenarkan bahwa Brigadir Urat M Pasaribu sudah dinonaktifkan.

"Dia masih personel Polres Tebingtinggi. Namun karena kesalahannya, ia tidak lagi bertugas di Lantas," katanya saat dihubungi melalui selularnya, Minggu (3/11/2019).

Ia mengatakan sekarang Brigadir Urat M Pasaribu dipindahkan ke bagian pembinaan unit provos Polres Tebingtinggi.

Nasib anggota satlantas ini tak menentu setelah munculnya berita viral polisi pukul sopir ambulans.

Ia dicopot dari jabatannya.

"Dia kan sudah dibina masa dipecat. Makanya kita nonaktifkan biar mendapat pembinaan. Kalau orang-orang yang seperti itu karena kurang pembinaan. Makanya kita buat dia dibagian pembinaan unit provos," terang pria dengan melati dua di pundaknya ini.

Sunadi menyatakan kemungkinan hal itu dilakukan karena yang bersangkutan kelelahan.

"Kita kan manusia, pasti bisa melakukan kesalahan," ujarnya.

Mengenai apakah pasien yang dibawa oleh ambulan tersebut sudah meninggal seperti yang beredar di dunia Maya?

Orang nomor satu di Polres Tebingtinggi ini mengaku tidak benar.

Pasien tersebut, sambungnya, masih dirawat di rumah sakit dan Kasatlantas Polres Tebingtinggi sudah berkunjung untuk melihat pasien.

"Pasiennya masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit,"katanya.

Kepada masyarakat, AKBP Sunadi berpesan agar tidak mudah terpengaruh dan men-share berita-berita yang belum tentu benar.

"Kita imbau ke masyarakat untuk menyebar informasi yang benar. Takutnya, masyarakat nanti bisa terkena UU ITE,"ujarnya.

Seperti diketahui, Viralnya video personel lantas Polres Tebingtinggi yang memberhentikan sebuah ambulance yang sedang membawa orang sakit beredar di grup WhatsApp.

Video yang berdurasi 23 detik ini memperlihatkan polisi memukul sopir ambulans.

Dalam video tersebut, tampak ambulans diberhentikan dan terjadi adu mulut hingga pemukulan.

Video tersebut memperlihatkan seorang polisi mengucapkan beberapa kata yang tak jelas terdengar.

Selain itu, ia juga tampak merekam wajah sopir dengan ponselnya.

Seseorang terdengar mengatakan, "Kami ambulans sedang distop polisi,".

Namun, sebelum selesai berbicara, polisi tersebut terlihat memaksa untuk mengambil kunci mobil.

Upaya polisi kemudian ditepis oleh sopir ambulans yang menggunakan kaus warna oranye.

Namun, tiba-tiba polisi tersebut memukul sang sopir.

Sopir ambulans pun turun dan mendorong polisi tersebut.

"Kami bawa pasien ini," ucap seorang pria yang juga tampak ikut turun dari ambulans.

Dilansir Kompas.com, peristiwa tersebut terjadi di Jalan KF Tendean, Tebingtinggi, pada Sabtu (2/11/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Diketahui, ambulans hendak mengantarkan pasien dari RS Sri Pamela ke RSUD Kumpulan Pane, Tebingtinggi.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @medantau.id, pada Sabtu (2/11/2019).

"Polantas vs Supir Ambulan di Tebing Tinggi. -"

"menurut pengirim video: ambulans RS Dri Pamela Tebing Tinggi merujuk ke RSUD Kumpulan Pane, dengan status pasien emergency, di perempatan kota Tebing Tinggi ada polisi yang memberhentikan ambulans tersebut dengan alasan suara sirene ambulance kencang menganggu polisi tersebut. -"

"Video kawan #medantau"

"@hanss_02 -

@korlantas42

@poldasumaterautara

@direktoratlalulintaspoldasumut

@humassumut

@humasrestebingtinggi_

@tebingtinggiku

@sat_lantas_tebing_tinggi

@escorting_ambulance_medan

@tam_2018," tulis akun Instagram @medantau.id.

Beberapa komentar dari warganet pun memenuhi kolom komentar akun Instagram tersebut.

"Klo sampe di panggil atasan dan viral jg pasti ujung2nya minta maaf," tulis akun @zul_agung.

"Faktanya Mana ada bawa pasien , kadang ambulans aja berlebihan," tulis akun @pnzulkifli.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (Kompas.com/TribunTimur.com)

(Sofyan Akbar)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Polantas yang Hentikan Ambulans karena Bunyi Sirene Dinonaktifkan: Begini Nasibnya Sekarang

BACA JUGA:

Baca: Kasus Viral Polisi Adu Mulut dengan Sopir Ambulans lalu Saling Pukul Diduga karena Bunyi Sirine

Baca: Viral di Medsos, Tangga Tempat Joker Menari Diserbu Turis untuk Foto-foto

Baca: Kasus Viral Polisi Cegat Sopir Ambulans Gara-gara Bunyi Sirine Berakhir Damai, Akui Salah Paham

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved