Jumat, 10 April 2026

Pesan Kang Emil untuk Jokowi-Ma'ruf dan Rakyat Indonesia

Senin, 21 Oktober 2019 10:59 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUN-VIDEO.COM - Menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat memahami bahwa kini Indonesia memiliki pemimpin baru.

Ia pun berharap yang terbaik untuk awal jabatan yang akan diemban Jokowi pada kali kedua dan Ma'ruf Amin untuk kali pertama.

"Ya hari ini hari berbahagia ya, hari yang ditunggu-tunggu karena resmi mengawali 5 tahun berikutnya 2019-2024," ujar Kang Emil, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPT/DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019).

Kang Emil mendoakan semoga apa yang belum rampung pada periode sebelumnya yakni masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK), bisa diperbaiki dan diselesaikan pada era pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya sangat berharap yang baik-baik di periode pertama Jokowi dilanjutkan, yang kurang-kurang diperbaiki," jelas Kang Emil.

Tidak hanya itu, Kang Emil juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat maupun para pejabat negeri ini terkait Pemilu 2019 lalu.

Menurutnya, ketegangan yang terjadi pada Pemilu 2019 sebaiknya dilupakan dan negara ini sebaiknya menyongsong masa depan.

"Kemudian saya berharap jangan melihat masa lalu lagi, urusan pemilihan pemilu kita lihat ke depan," kata Kang Emil.

Sambil tertawa ia pun berkelakar, terlalu banyak melihat masa lalu akan membawa dampak negatif, "Kalau terlalu banyak lihat spion suka nabrak,".

Mantan Wali Kota Bandung itu mengingatkan agar rakyat patuh kepada pemimpinnya, siapapun para pemimpinnya.

"Nah saya bawa syariat sedikit ya, saya mengimbau rakyat Indonesia khususnya, ada syariat yang mengatakan 'taatlah kepada Allah, rasul dan pemimpin diantaramu'," papar Kang Emil.

Siapapun Presiden dan Wakil Presiden yang memimpin negara ini, kata dia, jika sudah terpilih dan dilantik, maka rakyatnya harus menerima dan mendukung.

Hal itu karena para pemimpin yang telah dilantik itulah yang akan memimpin perjalanan negara ini dalam 5 tahun mendatang.

"Kalau pemimpinnya sudah dilantik dan terpilih, mau dicoblos atau tidak maka kita dukung, karena beliau beliau adalah nakhoda hidup kita selama 5 tahun ke depan," tegas Kang Emil.

Acara pelantikan itu turut disaksikan pula oleh Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta para mantan Wakil Presiden termasuk mantan Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK).

Para mantan menteri yang tergabung dalam kabinet kerja Jokowi-JK pun turut hadir.

Pelantikan Jokowi dan Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden juga dihadiri mantan rival dalam Pilpres 2019 yakni Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan politisi Gerindra Sandiaga Uno.

Selain itu turut disaksikan secara langsung oleh para pemimpin, kepala negara serta delegasi negara sahabat.

Mereka adalah Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Kamboja Hun sen.

Kemudian Sultan Brunei Darussalam yakni Sultan Hassanal Bolkiah, Wakil Perdana Menteri Myanmar Henry van Thio, Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thih dan Raja Eswatini yakni Raja Mswati III.

Serta para delegasi lainnya dari Thailand, Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, Laos, Filipina, Uni Emirat Arab (UEA), Suriname, dan Utusan Khusus Kaisar Jepang.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Fitri Wulandari
Videografer: Fitri Wulandari
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Joko Widodo   #Maruf Amin   #Ridwan Kamil

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved