Minggu, 3 Mei 2026

NGABUBURIT ASYIK

NGABUBURIT ASYIK: Menegok Masjid Menara Kudus Peninggalan Wali Songo

Kamis, 21 Maret 2024 13:48 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Masjid Menara Kudus menjadi salah satu bangunan masjid tua di Indonesia.

Masjid ini dibangun oleh salah satu Wali Songo yakni Sunan Kudus.

Lokasi Masjid Menara Kudus ini berada di Jalan Menara, Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Masjid Menara Kudus ini dibangun oleh Ja’far Shadiq, atau yang lebih dikenal dengan nama Sunan Kudus.

Usia masjid ini disinyalir sudah hampir 500 tahun, Prasasti yang ada di atas mihrab masjid ini sendiri berangka tahun 956 Hijriah, atau 1549 Masehi.

Nama resmi Masjid Menara Kudus adalah Masjid Al-Aqsa Menarat Qudus.

Nama tersebut sama dengan nama masjid di Palestina yang akrab disebut Baitulmaqdis.

Dari Baitulmaqdis kemudian muncul nama Al-Quds yang pengucapannya menjadi Kudus.

Nama Al-Quds yang kemudian diucapkan sebagai Kudus ini dipilih Sunan Kudus untuk mengobati kerinduannya terhadap tanah kelahirannya tersebut.

Adapun Sunan Kudus atau Ja’far Shadiq dilahirkan di Al-Quds, Palestina sekitar tahun 1500-an.

Apabila menengok bagian menara masjid ini cukup ikonik lantaran menyerupai bangunan candi dan melambangkan akulturasi budaya masa lalu.

Meski secara umum bangunan Masjid Menara Kudus kental aroma Hindu, namun secara ornamen masjid sangat kental dengan unsur-unsur Arab dan Islam.

Meski merupakan bangunan masjid, rupanya tetap ada mitos yang berhembus dan diyakini hingga saat ini.

Mitos Masjid Menara Kudus berkaitan dengan ajian berupa rajah milik Sunan Kudus, yang disebut dengan nama Rajah Kalacakra.

Konon, Rajah Kalacakra ini ditanam Sunan Kudus di bagian pintu gerbang menuju kompleks masjid.

Adapun tujuan dari penanaman Rajah Kalacakra oleh Sunan Kudus itu untuk melemahkan kekuatan orang-orang yang berniat jahat.

Hingga kini, mitos tersebut masih diyakini oleh masyarakat, bahkan akibat dari mitos itu sangat jarang pejabat yang berkunjung ke masjid ini.

Pasalnya, ada keyakinan bahwa pejabat yang datang berkunjung, shalat, dan berziarah ke makam Sunan Kudus, mereka akan kehilangan kekuasaan.

Sehingga para pejabat yang memang akan berkunjung akan meminta pengelola masjid untuk dapat masuk dari pintu lain, tanpa melewati pintu gerbang yang dirajah Kalacakra.

Selain sebagai masjid dan tempat ibadah, Masjid Menara Kudus juga sering dijadikan tempat untuk berziarah ke makam Sunan Kudus.

Selain Sunan` Kudus, di pemakaman yang terletak di bagian belakang kompleks masjid juga terdapat makam beberapa orang yang merupakan keluarga sang Sunan. (*)

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Nila
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved