Travel
Mengulik Sejarah Papeda dan Filosofinya, Kuliner Khas Tanah Papua yang Tersohor
TRIBUN-VIDEO.COM - Papeda merupakan kuliner Papua yang paling ikonik dan tersohor.
Papeda biasa menjadi makanan pokok pengganti nasi.
Terbuat dari sagu, papeda memiliki tekstur kental padat dengan rasa tawar.
Biasanya papeda disantap dengan sejumlah lauk dan sayur.
Baca: Viral Seorang Bocah Bantu Jualan Papeda, Sangat Mahir dalam Memasak Papeda
Seperti ikan kuah kuning, sup ikan bening khas Papua, hingga tumisan daun pepaya.
Untuk cara memakannya, Anda bisa menggulung papeda dengan dua batang kayu seperti sumpit untuk menaruhnya di piring sebelum disantap.
Pengunjung wajib mencicipi papeda jika sedang melancong ke Papua.
Jejak Sejarah Papeda
Dikutip dari Tribun-Papua.com, papeda merupakan kuliner yang memiliki sejarah panjang.
Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan ada penemuan benda-benda pra-sejarah yang ada kaitannya dengan papeda.
Menurutnya, papeda merupakan kuliner tertua di Papua sudah ada sejak masa pra-sejarah.
Jejak konsumsi Papeda di masa lalu, erat hubungannya dengan temuan gerabah dan alat batu tokok di situs arkeologi di kawasan Danau Sentani Kabupaten Jayapura.
Baca: Viral Kisah Bocah Cilik Membantu Berjualan Papeda di Karanganyar, Nampak Sudah Lihai Membuatnya
Dikutip dari Kompas.com, papeda biasanya disantap dengan dilengkapi helai dan hote.
Helai adalah alat makan tradisional yang terbuat dari kayu sebagai tempat penyajian papeda.
Sedangkan hote adalah piring kayu yang menjadi tempat untuk menyantap papeda.
Oleh masyarakat Sentani, tradisi makan papeda dari satu piring yang sama dalam satu keluarga disebut sebagai helai mbai hote mbai, mbai berarti satu.
Hal itulah yang diartikan sebagai filosofi makan dalam satu keluarga dapat menjadi cerita yang bisa disimpan untuk masa depan anak dan cucu. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Wisata Papua: Mencicipi Papeda, Kuliner Khas Papua yang Tersohor
# Papeda # Papua # kuliner
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: Jasad Ibu-Anak Ditemukan di Sungai Tunjung, Korban Warga Sipil Dogiyai Tambah 8
Kamis, 2 April 2026
Tribunnews Update
Anggota Polres Dogiyai Papua Tengah Tewas Dibacok OTK, 3 Warga Sipil Terbunuh secara Mengenaskan
Rabu, 1 April 2026
Live Update
LIVE UPDATE SIANG: Polisi di Dogiyai Papua Ditikam OTK, Bos Sindikat Kriminal Eropa Diringkus
Rabu, 1 April 2026
Live Tribunnews Update
Identitas 11 Korban Tewas akibat Kebakaran Hebat Melanda Deretan Ruko di Jayawijaya Papua Pegunungan
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kebakaran Hebat Melanda Deretan Ruko di Wamena Papua, 11 Orang Tewas hingga Kerugian Capai Rp6 M
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.