Terkini Daerah
Sosok Mohamad Reza, Guru Honorer Dipecat lantaran Laporkan Dugaan Pungli Kepala Sekolah
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok guru honorer bernama Mohamad Reza Ernanda menyita perhatian publik.
Mohamad Reza Ernanda menjadi sorotan seusai dipecat kepala sekolah gegara melaporkan dugaan pungli di SDN 1 Cibeureum, Kota Bogor.
Namun, pemberhentian Mohamad Reza Ernanda itu menuai protes dari murid-muridnya dan juga orang tua siswa.
Momen saat guru-guru dan puluhan murid melepas kepergian Reza pun viral di media sosial.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @terang_media, tampak murid dan guru-guru menangis melepas kepergian Reza.
Pemecatan terhadap Reza tampaknya tindakan balas dendam yang dilakukan oleh kepala sekolah bernama Nopi Yeni.
Baca: Viral! Ratusan Murid SDN 1 Cibeureum Bogor Gelar Aksi Tolak Pecat Guru Honorer Pelapor Pungli PPDB
Ini disebabkan oleh pencopotan Nopi Yeni dari jabatannya oleh Bima Arya karena terbukti melakukan pelanggaran dalam pengaturan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan menerima gratifikasi terkait kasus tersebut.
Sepertinya, Nopi Yeni telah mengantisipasi pencopotan dari jabatannya, sehingga dia memutuskan untuk mencopot Pak Reza terlebih dahulu agar tidak sendirian dalam nasibnya.
Namun, pemecatan ini memicu protes dari siswa dan orangtua murid yang menolak pemecatan tersebut.
Bahkan Bima Arya juga turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.
Dilansir dari Tribun Bogor, intervensi Bima Arya dalam masalah ini bukan hanya terkait pemecatan Reza, tetapi juga karena Nopi Yeni telah terbukti menerima suap.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Sosok Mohamad Reza, Guru Honorer yang Dipecat lantaran Laporkan Dugaan Pungli PPDB Kepala Sekolah
# pungli # Mohamad Reza Ernanda # guru honorer
Video Production: Niken Pratiwi
Sumber: Tribun Medan
LIVE UPDATE
Berderai Air Mata, Puluhan Guru Kecewa Upah PPPK Paruh Waktu di Malteng Tak Sesuai Janji
Rabu, 3 Juni 2026
Viral
Viral Naik Sepeda ke Sekolah, Guru Honorer di Kalideres Dapat Umrah Raffi Ahmad
Senin, 11 Mei 2026
Saksi Kata
Juru Parkir Resmi Buka Suara soal Pungli di Kota Lama Semarang "Kami Tidak Tahu!"
Rabu, 6 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.