Selasa, 28 April 2026

WIKI UPDATE

Ini Rangkaian Ritual di Pantai Payangan yang Berujung Maut, Tabur Bunga hingga Mandi Air Laut

Senin, 14 Februari 2022 12:18 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah ritual yang diadakan di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (12/2/2022), berubah menjadi petaka.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, dalam ritual tersebut para anggota diharuskan membaca doa-doa berbahasa Jawa hingga ditutup mandi di laut.

Ritual tersebut justru memakan 11 korban tewas dari Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.

AKBP Hery Purnomo mengatakan, ritual tersebut diikuti oleh 23 peserta.

Herry menjelaskan, ritual itu dijalankan dengan berbagai tujuan, antara lain untuk menyelesaikan masalah keluarga, melancarkan usaha, hingga untuk memudahkan mendapat pekerjaan.

Baca: Motif Peserta Ikuti Ritual di Pantai Payangan, Ingin Cari Ketenangan Hati, Sudah 4 Tahun Berjalan

Para korban termakan omongan dari guru spiritual mereka, Nurhasan.

“Kata guru spiritual mereka, masalah-masalah itu bisa diselesaikan secara ritual di Pantai Payangan,” ujarnya pada Minggu, seperti dikutip dari Kompas.com.

Hery menjelaskan, para peserta awalnya menjalankan ritual itu di pinggir pantai.

Baca: Respons Gubernur Jawa Timur Khofifah terkait Ritual di Pantai Payangan yang Berujung Maut

Mereka membaca doa-doa berbahasa Jawa.

“Di sana mereka membaca doa-doa,” ucapnya.

Setelahnya, peserta mulai beranjak ke laut.

Diawali dengan tabur bunga, peserta kemudian membentuk dua barisan dan saling bergandengan tangan.

Herry menyebut kegiatan ritual tersebut seperti menyucikan diri mandi di air laut.

“Ada kegiatan ritual menyucikan diri mandi di air laut,” ungkap Hery.

Saat melakukan ritual itu, ombak besar tiba-tiba menghantam mereka.

Menurut korban selamat, mereka tidak melihat ombak yang dari arah kanan, tiba-tiba datang menerjang.

Di sana ada tebing yang halangi pandangan.

Hal senada juga diutarakan oleh anak korban pasangan suami istri Syaiful dan Sri Wahyuni, bernama Amelia.

Ia pernah diajak orangtuanya mengikuti ritual tersebut.

Para peserta memang diharuskan membaca doa-doa berbahasa Jawa yang Amelia sendiri tidak tahu tujuannya.

"Ada pengajiannya gitu, mengajari tentang istiqomah, juga ada ritual itu. Tujuannya saya tidak tahu. Bacaannya ada syahadat, Al-Fatihah, surat-surat pendek, dan Bahasa Jawa. Saya tidak tahu bacaan Bahasa Jawanya," terang Amel.(tribun-video.com/kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, Tujuan Ritual Berujung Maut di Pantai Payangan Jember, Kapolres: Untuk Lancarkan Usaha hingga Dapat Kerja"

# ritual # Pantai Payangan # Tragedi di Pantai Payangan # Pantai Payangan Jember # Ritual Maut

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Reporter: sara dita
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved