Senin, 11 Mei 2026

HOT TOPIC

Pernyataan Polisi soal Pasien Covid-19 Dianiaya Warga: Warga Tak Berniat Memukul tapi Mengamankan

Minggu, 25 Juli 2021 10:23 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa waktu lalu warganet digegerkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang pria yang sedang menjalani isolasi mandiri diamuk warga.

Bahkan warga yang menolak korban melakukan isolasi mandiri di rumahnya tersebut memukul, menyeret hingga mengikat korban.

Terkait peristiwa tersebut pihak kepolisian pun angkat bicara.

Diketahui, insiden tersebut terjadi di Desa Pardumuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada Kamis (22/7/2021).

Baca: Tak Diperlakukan Manusiawi, Pasien Covid-19 yang Isoman Dipukuli dan Diseret Warga di Toba Sumut

Korban adalah Salamat Sianipar yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sehingga diminta menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Dari rekaman video yang beredar, Salamat tampak diseret-seret di jalan kampung.

Atas peristiwa tragis tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan dilakukan pengecekan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan warga saat itu tidak berniat untuk melakukan penganiayaan.

Menurut Hadi, aksi tersebut dilakukan untuk mengamankan pasien yang telah terpapar Covid-19.

Pasalnya, dari keterangan warga, Salamat bersikap aneh dan sengaja memeluk orang agar terpapar Covid-19 seperti dirinya saat menjalani isoman.

"Tidak ada niatan dari perangkat desa ataupun warga untuk melakukan kekerasan atau penganiayaan. Dengan segala keterbatasan alat yang ada, mereka berusaha mengamankan pasien yang terpapar Covis-19. Tidak ada dipolisikan lagi," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Bupati Toba, Poltak Sitorus selaku Ketua Satgas telah memastikan pasien asal Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, telah mendapat perawatan yang baik dengan meninjau ke RSUD Porsea.

"Hari ini kita datang untuk memastikan agar pasien tersebut mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak RS," katanya.

Menurut Sitorus, pasien asal Desa Pardomuan itu, SS, akan mendapat penanganan khusus karena memiliki gejala depresi.

Baca: Viral Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Dipukul, dan Diseret, Hotman Paris Geram: Nggak Tega Aku

Diberitakan sebelumnya, nasib miris yang dialami oleh korban viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @jhosua_lubis Sabtu (24/7/2021).

Jhosua merupakan keponakan dari pria tersebut.

Saat dikonfirmasi, Jhosua mengaku, sang paman ditolak warga saat hendak menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

"Iya benar, itu yang di dalam video adalah tulang (paman/om) saya," kata Jhosua saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/7/2021).

(Tribun-Video.com/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Pasien Covid-19 Disiksa Warga: Diikat, Dipukuli, dan Diseret di Jalan, Polisi Langsung Turun Tangan

Baca berita terkait lainnya

Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved