HOT TOPIC
Viral Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Dipukul, dan Diseret, Hotman Paris Geram: Nggak Tega Aku
TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib miris dialami oleh seorang pasien Covid-19 yang bermaksud melakukan isolasi mandiri di rumah.
Tak diterima warga untuk menjalani isolasi mandiri, pria tersebut justru diikat, diseret dan dipukuli oleh warga.
Saksi mata mengatakan, pria tersebut juga diperlakukan seperti binatang.
Baca: Kisah Bocah 10 Tahun di Kaltim Isolasi Sendirian di Rumah, Ayah dan Ibu Meninggal karena Covid-19
Tayangan yang singkat di media sosial tersebut berdurasi 37 detik dan diunggah oleh akun @jhosua_lubis Sabtu (24/7/2021).
Saat dikonfirmasi, pengunggah video tersebut membenarkan insiden kekerasan yang dialami sang paman.
Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Kamis (22/7/2021).
Jhosua mengaku, sang paman ditolak warga saat hendak menjalani isolasi mandiri di kediamannya.
"Iya benar, itu yang di dalam video adalah tulang (paman/om) saya," kata Jhosua saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/7/2021).
"Awalnya karena tulang saya dinyatakan positif Covid-19. Kemudian isolasi mandiri di rumah, namun ada penolakan dari masyarakat setempat," kata Jhosua.
Jhosua mengatakan, sang paman diperlakukan sangat keterlaluan dengan dipukul, diseret dan diikat layaknya binatang.
Jhosua lantas meminta, aparat dan pemerintah tidak tinggal diam.
Baca: Kisah Pilu 3 Bocah di Malang Isolasi Mandiri Tanpa Orangtua, Kakak Tertua Anak Berkebutuhan Khusus
"Saya ingin kejadian itu diproses secara hukum. Karena sudah sangat tidak manusiawi," kata Jhosua.
Dikutip dari TribunMedan.com, korban adalah Salamat Sianipar, yang merupakan warga Desa Pardumuan, Kecamatan Silaen Kabupaten Toba , Sumatera Utara.
Lantaran terpapar Covid-19, yang bersangkutan diminta isolasi mandiri di kediamannya.
Namun, saat menjalani isolasi mandiri, pasien Covid-19 tersebut disiksa warga.
Warga di lokasi kejadian bahkan mengaku, tak mengerti apa alasan sejumlah warga melakukan penyiksaan tersebut.
Saat ini, Salamat Sianipar yang sempat dianiaya itu sudah dibawa ke RSUD Porsea.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Penerangan Masyarakat (Kabid Penmas) Kepolisian Daerah Sumatera Utara, AKBP MP Nainggolan membenarkan adanya kejadian itu.
Baca: Wanita Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP di Gowa Dilaporkan ke Polisi soal Hoaks Hamil
Kasus tersebut saat ini diakuinya telah ditangani oleh Polres Toba.
"Benar (kejadiannya), sudah ditangani Polres Toba. Saya sudah bicara dengan Kasubbag Humas, LP sudah diterima dan akan diproses," ungkap Nainggolan. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Pasien Covid-19 Disiksa Warga: Diikat, Dipukuli, dan Diseret di Jalan, Polisi Langsung Turun Tangan
# isolasi mandiri # isoman # Covid-19 # kekerasan # penganiayaan # Kabupaten Toba
Live Tribunnews Update
Pengakuan Menantu Pembunuh Ibu Mertua & Penganiaya Istri di Mojokerto, Motif Sakit Hati & Ekonomi
2 hari lalu
Live Tribunnews Update
Detik-detik Menantu Bunuh Ibu Mertua di Mojokerto saat Tepergok Aniaya Istri, Ditikam Pisau Dapur
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.