Tribunnews Update
Mentan Semprot Perusahaan Sawit: Harga TBS dari Petani Anjlok saat Dolar AS Meroket, Ini Anomali!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi peringatan keras kepada ratusan perusahaan kelapa sawit yang belum menyesuaikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) dari petani.
Pernyataan itu disampaikan Mentan Amran pada Senin (8/6).
Baca: Guntur Romli Sindir Gibran: Lebih Cepat Wujudkan Dolar Rp 19 Ribu Ketimbang 19 Juta Lapangan Kerja
Amran menilai penurunan harga TBS yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir merupakan kondisi yang tidak wajar.
Sebab, di saat harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar dunia mengalami kenaikan, harga yang diterima petani justru sempat turun di sejumlah daerah.
Baca: Dolar AS Tembus Rp 18 Ribu, Perajin Tempe Bengkulu Pilih Kurangi Berat daripada Naikkan Harga
Selain itu, Amran juga menyoroti nilai tukar dolar Amerika Serikat yang menguat lebih dari 10 persen terhadap rupiah.
Ia menilai situasi itu semestinya memberikan keuntungan tambahan bagi industri sawit, sehingga tak ada alasan untuk menekan harga TBS petani. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Guntur Romli Sindir Gibran: Lebih Cepat Wujudkan Dolar Rp 19 Ribu Ketimbang 19 Juta Lapangan Kerja
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Buku Presiden Solusi Catat 108 Program Prabowo, Ini Alasan Qodari Dkk Luncurkan Buku RI 1
1 hari lalu
Tribunnews Update
Petinggi Iran Kompak Ultimatum Israel-AS: Kawasan akan Jadi Neraka Jika Beirut Diserang Lagi
1 hari lalu
Tribunnews Update
Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Rampung, Guru Besar UNAIR Minta Prabowo Turun Tangan Beri Solusi
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.