Tribunnews Update
Petinggi Iran Kompak Ultimatum Israel-AS: Kawasan akan Jadi Neraka Jika Beirut Diserang Lagi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa petinggi Iran angkat bicara terkait konflik melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang terus memanas.
Para pemimpin Iran menegaskan Teheran merasa menang dalam berkonflik dengan AS-Israel.
Baca: ISRAEL UTARA MEMBARA! Terbakar Hebat Dihujani Rudal Iran saat Gelombang Balasan Teheran Dimulai
Mereka menganggap gencatan senjata telah hancur lantaran pelanggaran berulang.
Dilansir dari Almayadeen, para petinggi Iran kompak mengirim ancaman keras kepada AS-Israel, Selasa (9/6/2026).
Mereka juga sepakat mengklaim "Operasi Kemenangan" membuktikan tingkat pencegahan Iran makin kuat.
Ungkapan itu disampaikan salah satunya Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Ghalibaf dalam pernyataannya di X.
Baca: Israel Utara Dilanda Kebakaran seusai Serangan Rudal Iran, Tim Darurat Dikerahkan
Ia menyatakan Republik Islam telah "menghancurkan kesepakatan gencatan senjata di atas kertas" akibat pelanggaran berulang.
Ghalibaf menekankan Iran akan berpegang pada prinsip selama pihak lawan tidak ada kemauan tulus untuk membangun kepercayaan.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Baqer Zolqadr memperingatkan aliansi Israel-AS melalui unggahan di X.
Dalam unggahannya, dirinya menyebut perang panjang Iran hingga arena diplomatik telah mengubah tatanan keamanan global.
Baca: Kepanikan Warga Israel saat Rudal Pembalasan Iran Serang Tel Aviv! Langsung Lari ke Bunker
"47 tahun dan 100 hari perlawanan Iran di medan perang hingga arena diplomatik telah mengubah tatanan keamanan global," tulisnya.
Zolqadr juga menyampaikan belasungkawa untuk para martir di pinggiran selatan Beirut menyusul agresi terbaru Israel.
Sementara itu, Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menulis di X.
Baca: Kalian Akan Menyesal! Serangan Balasan Iran! Rudal Hancurkan Kota Terbesar Israel
Ia menyebut bahwa musuh terpaksa memohon Iran menerima penghentian pertempuran setelah merasakan kekuatan Teheran.
Aref menegaskan "Operasi Kemenangan" menunjukkan tingkat pencegahan baru Iran.
Sementara itu, Juru bicara Kemenlu Iran Esmaeil Baghaei memperingatkan pencipta kekacauan akan menjadi korban utama dari kekuatan yang mereka lepaskan sendiri.
Iran menyatakan operasi militer dihentikan sementara dengan gencatan senjata bersyarat.
Baca: Israel Gempur Iran dalam Operasi Besar-Besaran, Target Utama Sistem Pertahanan Militer
Namun demikian Teheran tetap memperingatkan kawasan AS-Israel akan menjadi "neraka" jika serangan ke Beirut-Lebanon selatan terus berlanjut. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Almayadeen dengan judul Iranian officials warn 'Israel'-US alliance against new missteps
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Strategi Israel Dipertanyakan, Eks PM Tuding Netanyahu Kejar Kepentingan Politik
1 hari lalu
Internasional
Trump Ngamuk dan Tinggalkan Wawancara, Tak Terima Dicecar Soal Pemilu dan Iran
1 hari lalu
Tribunnews Update
Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Rampung, Guru Besar UNAIR Minta Prabowo Turun Tangan Beri Solusi
1 hari lalu
Tribunnews Update
Negosiasi Iran-Israel di Titik Krusial, Trump Sebut 'Kebodohan' Bisa Jadi Bencana
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.