Saksi Kata
Kesaksian RT seusai Ledakan Balon Udara "Suaranya sampai Menggetarkan Rumah"
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ledakan petasan pada balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), menewaskan satu orang dan melukai dua anak saat menjelang pelaksanaan Salat Iduladha pada Rabu (27/5/2026).
Suara ledakan terdengar keras, hingga menggetarkan permukiman warga yang berada cukup jauh dari lokasi kejadian di area persawahan Desa Tambakan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Irvan Hidayat (22), warga RT 3 RW 8 Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Sementara dua korban luka merupakan anak-anak berinisial AD (11) dan DS (12), warga RT 4 RW 8 Desa Tambakan.
“Suara ledakannya keras, sampai getar di sini. Padahal jaraknya lumayan jauh dengan kampung,” kata Ketua RT 4 RW 8 Desa Tambakan, Juwito, Kamis (28/5/2026).
Ledakan Terjadi Saat Warga Bersiap Salat Iduladha
Juwito mengatakan, warga saat itu sedang bersiap melaksanakan Salat Iduladha di masjid ketika ledakan terjadi.
Tak lama setelah terdengar suara ledakan, warga mendapat kabar adanya korban akibat petasan pada balon udara tersebut.
“Kami mendapat kabar Irvan terkena ledakan petasan. Kami mempercepat pelaksanaan Salat Iduladha, lalu mengurusi korban,” ujarnya.
Menurut warga, ledakan terjadi di area persawahan tempat balon udara diterbangkan disertai rangkaian petasan.
Korban Tewas Disebut Hanya Menonton
Juwito menegaskan, korban meninggal bukan pembuat balon udara maupun petasan yang meledak.
Ia menyebut, Irvan datang sendiri ke lokasi hanya untuk melihat penerbangan balon udara yang sudah lebih dulu ramai dihadiri warga lain.
“Irvan ini hanya mau melihat, dia datang sendiri ke lokasi. Teman-temannya sudah di lokasi duluan, dia baru datang,” katanya.
Irvan diketahui baru pulang dari Kalimantan, sehari sebelum Hari Raya Iduladha.
Selama ini korban bekerja di sektor pertambangan di Kalimantan, dan pulang ke kampung halamannya di Desa Tambakan pada Selasa (26/5/2026).
“Karena pas Hari Raya Iduladha ada petasan dan balon udara, dia melihat. Dia bukan pembuat balon udara maupun petasan,” lanjut Juwito.
Warga klaim Sosialisasi Larangan Sudah Dilakukan
Menurut Juwito, pihak RT bersama sejumlah instansi sebelumnya telah beberapa kali memberikan sosialisasi terkait larangan penerbangan balon udara dan penggunaan petasan.
Bahkan, pihak PLN disebut pernah datang langsung ke lingkungan warga untuk memberikan edukasi mengenai bahaya balon udara.
Namun, menurutnya, warga tidak mengetahui secara pasti lokasi pembuatan balon udara dan petasan tersebut.
“Sosialisasi dan imbauan sudah sering kami lakukan. Kami juga tidak tahu di mana pembuatannya,” katanya.
Dua Korban Luka Dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
Sementara itu, dua korban luka hingga Kamis (28/5/2026) masih menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar.
Humas RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Ulfa Azizatuddiyanah mengatakan kondisi kedua korban mulai membaik dan sudah dalam keadaan sadar.
“Kondisi saat ini korban sudah baik. Korban sadar dan bisa diajak bicara,” ujarnya.
Korban AD (11) mengalami luka bakar ringan hingga sedang di bagian wajah dan tangan, serta luka lecet akibat serpihan petasan.
Menurut Ulfa, derajat luka bakar korban sekitar dua persen dan direncanakan menjalani operasi kecil untuk pembersihan luka.
Sementara korban DS (12) mengalami luka bakar di wajah serta luka lecet di beberapa bagian tubuh akibat ledakan petasan.
“Kondisinya juga baik, sadar, dan bisa diajak bicara. Keluhan utama masih merasakan nyeri di wajah,” katanya.
Peristiwa ledakan petasan balon udara di Blitar, kembali menjadi perhatian terkait bahaya penggunaan petasan dan penerbangan balon udara liar saat perayaan hari besar keagamaan.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Balon Udara Meledak di Blitar, 1 Penonton Tewas di Persawahan Desa Tambakan. (*)
Program: Saksi Kata
Sumber: Surya
Editor: Untung Sofa Maulana
#saksikata #ledakanmercon #petasan #balonudara #ewas #korbanledakanmercon #mercon #balonudarablitar #blitar
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Surya
Terkini Daerah
Tegur Kendaraan Serobot Antrean Solar di SPBU Palembang, Sopir Truk Tewas Dikeroyok 7 Orang
1 hari lalu
Nasional
Kronologi Laka Maut Pengendara Tewas di Madiun, Kabel Listrik Diduga Jadi Pemicunya
1 hari lalu
Tribunnews Update
Viral Video 7 Pemain Odong-odong Sisingaan Tersengat Listrik di Cikarang Utara, 3 Orang Tewas
1 hari lalu
Nasional
7 Orang Kru Odong-odong Horeg Tersengat Listrik di Cikarang, 3 Orang Tewas di Tempat
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.