Rabu, 3 Juni 2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Bullying di Sekolah Sering Berawal dari Candaan

Selasa, 2 Juni 2026 16:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengingatkan, perundungan atau bullying di lingkungan sekolah kerap berawal dari candaan yang dianggap lucu oleh pelaku, tetapi justru menyakiti dan merendahkan korban.

Menurut Abdul Mu'ti, ejekan terhadap kondisi fisik maupun kemampuan akademik seseorang sering kali dianggap sebagai bahan bercanda, padahal termasuk bentuk pelecehan dan perundungan.

"Kadang-kadang maunya melucu, tetapi sebenarnya itu harassment, itu bullying," ujar Abdul Mu'ti saat peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Artotel Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Untuk mencegah perundungan di sekolah, Kemendikdasmen mendorong pendekatan yang lebih humanis melalui konsep joyful learning atau pembelajaran yang menggembirakan.

Model pembelajaran ini menekankan suasana sekolah yang membuat siswa merasa dihargai, diterima, aman, dan nyaman.

Abdul Mu'ti menegaskan setiap siswa memiliki potensi yang harus dihormati dan dikembangkan.

Karena itu, guru dan warga sekolah diminta tidak merendahkan siswa karena kondisi fisik maupun capaian akademiknya.

"To be mindful itu artinya tidak menganggap murid itu rendah karena tampilan fisiknya, tidak boleh merendahkan mereka karena capaian akademiknya," kata Abdul Mu'ti.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemendikdasmen telah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta Keputusan Mendikdasmen Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Regulasi ini diharapkan dapat memperkuat pencegahan bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman bagi seluruh peserta didik.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Mendikdasmen   #bullying   #Candaan   #Budaya Sekolah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved