Minggu, 31 Mei 2026

Nasional

Pilu, Pasangan Pengantin Kena Tipu WO di Bekasi, Resepsi Batal dan Katering Tak Ada

Senin, 25 Mei 2026 13:40 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Aldi dan Feny, sepasang pengantin di Kota Bekasi yang menjadi korban dugaan penipuan wedding organizer (WO), membuat laporan di Polres Metro Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026).

Sebelumnya viral pesta pernikahan pengantin pada Islamic Center Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat berjalan tidak sesuai harapan karena pihak WO tidak memenuhi kewajibannya pada Sabtu (23/4/2026).

Berdasarkan video yang beredar, disebutkan kegiatan resepsi dibatalkan karena WO tak membayar biaya sewa gedung, bahkan acara berlangsung tanpa adanya dekorasi, dan makanan untuk tamu.

Akibatnya pasangan Aldi dan Feny hanya dapat melangsungkan prosesi akad nikah saja di lokasi. Mereka juga harus menyediakan makanan secara mendadak bagi para tamu yang datang.

Dalam laporannya, korban menyerahkan bukti terkait transaksi pembayaran senilai Rp 85.500.000 kepada pihak WO, dan riwayat percakapan terkait pelaksanaan pesta pernikahan.

"Untuk barang bukti masih digital semua. Chat, bukti transaksi semua ada. Kita pegang semua sama surat pernyataannya," kata Aldi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026).

Di Polres Metro Jakarta Timur, laporan Aldi dan Feny diterima dengan sangkaan Pasal 486 KUHP tentang tindak pidana penggelapan, dan atau Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang.

Kasus dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur karena saat proses transfer pembayaran sebelumnya, pihak WO tersebut berkantor di wilayah Kecamatan Cakung.

Baca: Pengantin di Bekasi Laporkan WO ke Polisi seusai Gagal Resepsi Ditipu, Rp85,5 Juta Dibawa Kabur

Baca: Dugaan Motif Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor, Ayah Korban Kuak Hubungan Pelaku

PASANGAN ALDI DAN FENY

Korban berharap laporan kasus penipuan yang dialami dapat diusut tuntas, agar tidak ada lagi korban pengantin lain yang pesta pernikahannya gagal atau rusak akibat ditipu WO.

"Ya kita ingin jangan ada korban-korban selanjutnya. Insya Allah biarlah nanti prosesnya. Kita juga masih diminta datang lagi ke Polres untuk kasih bukti tambahan seperti rekening koran," ujar Aldi.

Berdasarkan informasi sementara, menurut Aldi dan Feny, bersamaan dengan resepsi mereka, setidaknya terdapat satu pengantin lain turut menjadi korban penipuan WO yang sama.

Kemudian terdapat sejumlah calon pengantin yang sudah membayar kepada WO terkait, untuk pelaksanaan pesta pernikahan pada bulan Juni 2026 mendatang.

Para calon pengantin tersebut kini diliputi kekhawatiran terkait nasib pesta pernikahannya, karena usai kasus dialami Aldi dan Feny pihak WO tidak kunjung memenuhi kewajibannya.

"Iya kita berharap pokoknya untuk korban-korban selanjutnya harusnya udah enggak ada lagi sih," tutur Feny.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Gagal Resepsi, Pengantin di Bekasi Laporkan WO ke Polisi: Rp 85 Juta Hilang Tanpa Dekor dan Katering

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #pengantin   #resepsi   #katering   #Bekasi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved