Terkini Nasional
Sangat Optimis! Purbaya Targetkan Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat Menembus Rp15.000 per Dolar
TRIBUN-VIDEO.COM - Purbaya Optimistis Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026, Ungkap Faktor Pendorongnya
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat dan kembali berada di level Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Juni 2026.
Keyakinan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri Jogja Financial Festival 2026 yang berlangsung di Jogja Expo Center, Kabupaten Bantul, Jumat (22/5/2026).
Di tengah kekhawatiran sebagian pelaku pasar terhadap potensi pelemahan rupiah, Purbaya menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh berbeda dibanding krisis ekonomi 1998.
Menurutnya, penguatan rupiah akan ditopang oleh masuknya pasokan dolar AS dalam jumlah besar ke pasar domestik melalui kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan penerbitan obligasi global pemerintah.
Baca: Purbaya Optimis Rupiah Meroket Rp15 Ribu di Bulan Juni, Minta Warga Tak Panik Era 1998 Terulang
"Jadi kita harapkan dampak dari devisa hasil ekspor itu ke devisa negara akan semakin signifikan, yang akan memperkuat nilai tukar juga," ujar Purbaya.
Ia bahkan meminta pelaku pasar tidak terlalu khawatir terhadap isu pelemahan mata uang nasional.
"Jadi teman-teman nggak usah takut tuh yang ribut-ribut nilai tukar akan jeblok seperti 1998. Nanti Juni akan ada supply dollar yang signifikan ke ekonomi kita," katanya.
Purbaya menambahkan pasokan dolar yang besar diperkirakan akan memberikan efek langsung terhadap penguatan rupiah.
"Jadi rupiah akan menguat. Kalau saya bilang, pemain valas cepat-cepat jual lah. Kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000," tambahnya.
Baca: Mentan Amran Jelaskan Maksud Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar di Tengah Melemahnya Rupiah
DHE Disebut Jadi Kunci Penguatan Rupiah
Dalam paparannya, Purbaya menjelaskan bahwa salah satu faktor penting yang diyakini mampu memperkuat mata uang nasional adalah penerapan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Namun, ia mengungkapkan implementasi aturan tersebut mengalami keterlambatan dari jadwal awal yang direncanakan berlaku Januari 2026.
Menurut Purbaya, penundaan itu diduga dipengaruhi oleh berbagai masukan maupun lobi dari kalangan pelaku usaha.
"Saya duga banyak pelaku bisnis yang melobi sampai ke istana. Jadi bukan Presiden ya, sekeliling-sekelilingnya ada yang memperlambat," ungkapnya.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut sempat beberapa kali bergeser jadwal pelaksanaannya.
"Seharusnya Januari kan, mundur ke Maret, mundur ke April. Sekarang Juni. Itu keputusan yang berani dan saya pikir amat baik buat kita," katanya.
(*)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Purbaya Optimistis Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026, Ungkap Faktor Pendorongnya
# dolar # rupiah # Purbaya Yudhi Sadewa # menteri keuangan # menkeu
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Bangka Pos
TRIBUNNEWS UPDATE
Purbaya Optimis Rupiah Meroket Rp15 Ribu di Bulan Juni, Minta Warga Tak Panik Era 1998 Terulang
1 hari lalu
Terkini Nasional
Reaksi KPK soal Perintah Prabowo ke Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai, Diduga Terima Suap Rp 2,9 M
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bela Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar, Yusril Ihza: Presiden Lagi Bicara sama Orang Kampung
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Menkeu Lapor Prabowo, 10 Perusahaan Pelaku Under Invoicing: Manipulasi Ekspor, Negara Rugi Triliunan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.