Jumat, 22 Mei 2026

Tribunnews Update

Mentan Amran Jelaskan Maksud Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar di Tengah Melemahnya Rupiah

Jumat, 22 Mei 2026 10:34 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan maksud pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal masyarakat desa tidak menggunakan dolar.

Ia mengakui penguatan dolar berpengaruh pada beberapa komoditas impor seperti kedelai dan bawang putih.

Namun, menurutnya, secara keseluruhan sektor pertanian nasional berada dalam kondisi kuat karena mayoritas kebutuhan pangan dipenuhi dari produksi dalam negeri.

"Dampak ada, beli BBM, tetapi ingat BBM subsidi kan tidak naik. Pupuk turun. Itulah yang dimaksud Bapak Presiden bahwa ada dampaknya, iya, tetapi dampak positifnya khususnya di desa, dampak positifnya jauh lebih tinggi," kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca: Dinilai Janggal, Keluarga Korban Pembunuhan Kacab BUMN Akan Gugat Aturan Peradilan Militer ke MK

Baca: Kejagung Tangkap Bos PT QSS Sudianto di Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Menurut Amran, hal yang paling penting adalah kebutuhan dasar masyarakat Indonesia sesungguhnya tersedia di desa.

Beras berasal dari sawah petani, telur dan ayam dipasok peternakan rakyat, cabai dan bawang berasal dari kebun petani, sementara energi nasional juga ditopang sawit Indonesia.

Oleh karena itu, ketika dolar menguat, masyarakat tidak otomatis panik karena Indonesia memiliki kekuatan pangan domestik yang besar sebagai penyangga ketahanan nasional.

"Desa adalah pertanian. Dampak positifnya jauh lebih tinggi," tegasnya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di laman resmi Kementerian Pertanian dengan judul, Mentan Amran: Desa Tak Bergantung pada Dolar, Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Nasional

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved