Selasa, 19 Mei 2026

Tribunnews Update

Ancaman Digital Global Muncul dari Hormuz, Kabel Internet Bawah Laut Jadi Titik Rawan Baru

Selasa, 19 Mei 2026 15:35 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Selama ini Selat Hormuz dikenal sebagai jalur penting perdagangan minyak dunia.

Namun di tengah meningkatnya konflik Iran dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, muncul ancaman baru terhadap infrastruktur internet global.

Media-media Iran belakangan menyoroti pentingnya kabel bawah laut di Teluk Persia dan Selat Hormuz sebagai titik strategis dalam persaingan geopolitik modern.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa konflik di kawasan kini tidak hanya menyasar jalur energi.

Tetapi juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan ekonomi digital dunia.

Sebelumnya pada (24/4/2026), Kantor Berita Fars Iran menerbitkan laporan yang membahas ketergantungan internet kawasan terhadap kabel bawah laut di Selat Hormuz.

Dalam laporan tersebut, kabel serat optik bawah laut disebut sebagai infrastruktur tersembunyi yang dapat menjadi titik kerentanan strategis.

Media Iran lainnya, Tasnim, juga menyoroti kemungkinan penerapan aturan hukum terhadap kabel-kabel tersebut.

Mulai dari pengaturan jalur, perawatan, hingga potensi biaya bagi operator internasional.

Pemberitaan itu kemudian berkembang dengan peringatan.

Dilaporkan gangguan terhadap kabel bawah laut di Hormuz berpotensi mengganggu sistem ekonomi dan pasar keuangan negara-negara Teluk.

Sebagian besar lalu lintas data global ternyata tidak bergantung pada satelit, melainkan kabel bawah laut. 

Berbagai laporan internasional menyebut lebih dari 95 persen komunikasi data internasional ditransmisikan melalui lebih dari 500 kabel bawah laut di seluruh dunia.

Permasalahan muncul karena banyak kabel tersebut berada di jalur geografis sempit seperti Laut Merah dan Selat Hormuz. 

Negara-negara Teluk diketahui sangat bergantung pada kabel seperti AAE-1 dan Falcon.

Alat itu untuk mendukung layanan internet, transaksi keuangan, pusat data, hingga pengembangan kecerdasan buatan.

Di sektor pertahanan, militer modern juga sangat bergantung pada jaringan kabel bawah laut untuk sistem komando, komunikasi satelit, pengoperasian drone, dan koordinasi antarsekutu.

Karena itu, ancaman terhadap kabel komunikasi kini dinilai setara dengan ancaman terhadap jalur energi strategis.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bukan Cuma Minyak, Iran Disebut Bisa Lumpuhkan Internet Dunia dari Selat Hormuz

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: bima berseri
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved