Selasa, 19 Mei 2026

Internasional

Trump Mendadak Batalkan Serangan, Iran Langsung Kirim Ancaman Keras ke AS

Selasa, 19 Mei 2026 16:33 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya agar tidak melakukan "kesalahan strategis" atau salah perhitungan baru.

Presiden AS Donald Trump sempat melontarkan ancamannya terhadap Iran, seiring dengan terus tersendatnya negosiasi untuk mengakhiri konflik antara kedua negara tersebut.

Trump mengatakan ia telah membatalkan rencana untuk melanjutkan serangan terhadap Iran yang dijadwalkan pada Selasa (19/5/2026) setelah adanya permintaan dari para pemimpin Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Namun, Ali Abdollahi, komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, bahwa angkatan bersenjata Iran tetap siaga tinggi dan siap menanggapi serangan baru apa pun.

Abdollahi mengatakan musuh-musuh Iran telah berulang kali menguji negara itu dan angkatan bersenjatanya.

“Mereka harus tahu bahwa Republik Islam Iran dan angkatan bersenjatanya lebih siap dan lebih kuat dari sebelumnya, dengan jari-jari mereka di pelatuk,” ujarnya, Selasa, dilansir Anadolu Agency.

Baca: Iran Ancam AS! Teluk Oman Disebut Akan Jadi Makam Kapal Perang Amerika

Dia memperingatkan bahwa setiap serangan baru akan menghadapi respons yang “cepat, tegas, kuat, dan berskala besar”.

Abdollahi juga mengatakan bahwa Iran telah menunjukkan kemampuannya “di medan perang,” dan memperingatkan bahwa setiap tindakan baru dari musuh-musuhnya akan dibalas dengan respons yang lebih kuat daripada dalam perang terakhir.

“Kami akan membela hak-hak bangsa Iran dengan segenap kekuatan kami dan memotong tangan setiap agresor,” tegasnya.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Iran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan selanjutnya di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tersebut tanpa batas waktu.

Baca: Rangkuman Timur Tengah: Iran Warning AS Jangan Buat Kesalahan, Israel Tangkap Aktivis Menuju Gaza

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Batalkan Serangan, Iran Peringatkan AS agar Tak Salah Perhitungan, Klaim Lebih Siap dan Kuat

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved