Senin, 11 Mei 2026

Nasional

CERITA Tukang Ojek di Wonogiri, sempat Antar Ashari ke Petilasan Tapi Tak Dibayar

Minggu, 10 Mei 2026 18:47 WIB
Tribun Jateng

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM, PATI - Pelarian Ashari, tersangka kasus pencabulan di Kabupaten Pati, menyisakan cerita menarik dari warga Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

Selama berada di kawasan petilasan Gedong Giyono, gerak-gerik Ashari disebut membuat warga sekitar merasa curiga.

Ashari diketahui datang ke Desa Bakalan pada Rabu (6/5/2026) pagi dengan alasan hendak berziarah ke Gedong Giyono, lokasi yang dikenal sebagai petilasan yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat.

Selama berada di kawasan tersebut, Ashari menumpang menginap di rumah seorang warga bernama Tejo di Dusun Wotgalih RT 001 RW 008 Desa Bakalan.

Menurut Tejo, para peziarah memang kerap menginap di rumah warga sekitar lokasi petilasan sehingga kedatangan Ashari awalnya tidak menimbulkan kecurigaan.

Namun, sikap Ashari perlahan membuat warga merasa ada yang janggal.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah ketika Ashari mengaku tidak memiliki uang saku selama berada di Wonogiri.

Padahal, warga yang mengantarkannya menuju lokasi petilasan biasanya menerima ongkos ojek sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Baca: TERBONGKAR Pelarian Kiai Ashari di Wonogiri, Nyaris Beli Motor Bekas tapi Uang Kurang Rp700 Ribu

"Ngakunya sempat tidak bawa uang saku, tapi kok mau beli motor, saya anehnya disitu, curiga kok aneh-aneh," ujar Tejo, warga Dusun Wotgalih RT 001 RW 008 Desa Bakalan, yang rumahnya sempat diinapi Ashari.

Kecurigaan warga semakin bertambah setelah Ashari diketahui mencari sepeda motor bekas di wilayah Purwantoro.

Pada Rabu sore, Ashari sempat bertanya kepada Tejo mengenai lokasi penjual motor second dengan harga murah.

Tak hanya itu, Ashari juga disebut meminta dicarikan motor bodong.

Karena tidak mengetahui penjual motor tanpa surat resmi, Tejo kemudian mengantar Ashari ke sebuah dealer motor bekas di Purwantoro.

Baca: TAK SENDIRI! Ternyata Ada Sosok Terdekat Kiai Ashari Ikut Bantu Siapkan Kamar untuk Cabuli Santri

"Tanya dimana yang jual motor second, tanya harganya.

Saya tanya apa mau beli katanya iya, saya antar ke dealer motor second di Purwantoro.

Cari harga di bawah Rp 5 juta karena ngaku uangnya Rp 5 juta," kata Tejo.

Di dealer tersebut, Ashari sempat tertarik dengan motor Yamaha Mio bekas.

Namun ia batal membeli kendaraan itu setelah mengetahui harga motor mencapai Rp5,7 juta.

"Ada motor Mio Second harganya Rp 5,7 juta," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kisah Ojek Wonogiri Antar Ashari Kiai Cabul Pati ke Petilasan Tak Dibayar, Harusnya Rp150 Ribu

# CERITA # Tukang Ojek # Wonogiri # Ashari # Petilasan # Pati # Bakalan # Purwantoro # Gedong Giyono # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved