Tribun Video Update
Eks Komandan IRGC Peringatkan Unit Asing: Baik Pasukan AS atau Eropa Harus Tarik Diri dari Kawasan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melontarkan peringatan kepada unit militer asing.
Di mana, Mohsen Rezaei memperingatkan baik kepada pasukan Amerika maupun Eropa harus menarik diri dari kawasan.
Baca: AS Gempur Fasilitas Peluncur Rudal & Drone Iran Usai 3 Kapal Perusak Dibom IRGC di Selat Hormuz
Mengutip Tasnim pada (8/5), hal itu diutarakan oleh Mohsen Rezaei dalam pernyataannya kepada sumber utama "Al Mayadeen".
Dia mengatakan bahwa negara-negara di kawasan Timur Tengah harus menjamin keamanan mereka sendiri secara mandiri.
Serta menyatakan dengan tegas bahwa semua pasukan asing, baik Amerika maupun Eropa, harus menarik diri dari kawasan tersebut.
Baca: Serangan Iran Gempur 3 Kapal Perusak AS di Dekat Selat Hormuz, CENTCOM: Rudal IRGC Tak Kenai Target
Lebih jauh, dia menyatakan kawasan tersebut mampu menjamin keamanannya sendiri.
Sekaligus, mengusulkan pembentukan dewan keamanan regional yang melibatkan negara-negara besar seperti Irak, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi untuk menjaga stabilitas keamanan.
“Kita dapat menjamin keamanan kita sendiri. Kita ingin membentuk dewan keamanan regional. Ada negara-negara besar di kawasan ini, seperti Irak, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi, dan kita dapat menyediakan keamanan,” ujarnya.
Baca: AS Kewalahan Tangkis Rudal Iran, 3 Kapal Angkatan Laut Mundur dari Hormuz Usai Dibombardir IRGC
Rezaei mengatakan AS berupaya melakukan aksi mencolok terkait upaya pembukaan kembali Selat Hormuz sebelum meninggalkan kawasan.
Namun ia menegaskan Iran tidak akan membiarkan rencana tersebut terwujud.
“Mengingat perkembangan yang terjadi dan upaya untuk membuka kembali Selat Hormuz, Amerika Serikat berupaya melakukan tindakan yang mencolok dan kemudian meninggalkan tempat kejadian. Kami tidak akan membiarkan rencana semacam itu terwujud,” tambah Rezaei.
Baca: 3 Kapal Perusak AS Dibombardir IRGC di Dekat Selat Hormuz, CENTCOM: Iran Kerahkan Drone & Rudal
Rezaei menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan Amerika Serikat lolos dari krisis yang mereka ciptakan tanpa membayar ganti rugi atas kerusakan yang telah terjadi selama beberapa dekade.
Iran tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump menetapkan rencana yang tidak realistis untuk Selat Hormuz dan kemudian begitu saja meninggalkan arena.
Dia juga menegaskan pihaknya akan terus menuntut hak dan ganti rugi, meski pasukan militer AS kembali ke negaranya dan menarik diri dari kawasan.
Baca: Rangkuman Perang AS-Iran: Trump Klaim Iran Setuju Tak Punya Nuklir, Kapal AS Dihujani 111 Rudal IRGC
Serta menyatakan Iran akan tetap melanjutkan jalan perlawanan yang telah ditempuh selama 47 tahun.
“Kami pasti akan menuntut hak dan ganti rugi kami, bahkan jika pasukan militer AS kembali ke rumah dan menarik diri dari wilayah tersebut. Kami telah menanggung mereka selama 47 tahun dan akan terus menempuh jalan perlawanan,” kata anggota Dewan Kebijakan tersebut. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tasnim dengan judul All Foreign Forces Must Withdraw from Region: Former IRGC Chief
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Aura Dewi Arafuru
Sumber: Sumber Lain
Tribun Video Update
100 Gelombang Serangan demi Pertahankan Kedaulatan, Pejabat Iran: AS akan Terjebak di Rawa Selamanya
18 jam lalu
Tribun Video Update
Arab Saudi & Kuwait Terjun ke Dalam Perang, Berikan Akses Militer AS ke Pangkalan & Wilayah Udara
19 jam lalu
Tribunnews Update
Analisis Satelit Tunjukkan Ratusan Fasilitas Militer AS Rusak akibat Serangan Iran di Teluk
19 jam lalu
Tribunnews Update
Baku Tembak AS-Iran Kembali Pecah, Trump Buat Pernyataan Mengejutkan soal Gencatan Senjata
19 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.