Senin, 4 Mei 2026

Tribunnews Update

Curhat Warga Israel Hidup Tak Tenang Gara-gara Perang, tapi Malah Dibubarkan Polisi saat Demo

Senin, 4 Mei 2026 07:40 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan aktivis anti-pemerintah menggelar aksi demo di Yerusalem Barat pada Sabtu (2/5/2026) malam waktu setempat.

Mereka menuduh para pejabat melancarkan perang yang memicu ketidakamanan di seluruh wilayah.

Rekaman yang dirilis Viory menunjukkan para aktivis memukul genderang sambil mengecam pemerintah Israel.

Namun, demo tersebut dibubarkan oleh polisi hingga terjadi aksi menyeret.

Baca: 2 Pelaku Pembunuhan Nenek di Pekanbaru Ditembak Polisi di Kedua Kaki, Sempat Melawan saat Ditangkap

Baca: IHSG Tertekan Kebijakan MSCI Waspada Potensi Outflow Hingga Rp15 Triliun

Yael, salah satu aktivis mengatakan bahwa pemerintahan Benjamin Netanyahu telah membahayakan nyawa warga Israel dan Palestina selama tiga tahun terakhir.

Ia mengaku tidak tenang karena harus berlindung di bunker lalu berpindah ke tempat aman lainnya ketika serangan terjadi.

Yael pun menyindir slogan pemerintah yang katanya ingin menjadi mitra perdamaian.

Ia mewakili para aktivis mendesak para pejabat untuk mundur.

"Kehidupan kami kacau. Kami berpindah dari satu sirene ke sirene lainnya, dari satu bom ke bom lainnya, dan kami membutuhkan pemerintah untuk menjadi mitra perdamaian," kata Yael.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul, 'Kita hidup dari suara sirene ke sirene, dari bom ke bom' - Para demonstran anti-Netanyahu di Yerusalem menuntut pemerintah mengakhiri perang dan menjadi 'mitra perdamaian'

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video

Tags
   #curhat   #warga Israel   #perang   #demo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved