Rabu, 13 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Spanyol Desak China Turun Tangan Hadapi Blokade AS di Selat Hormuz: Negara Lain Sangat Sulit

Selasa, 14 April 2026 18:06 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menilai, satu-satunya negara yang mampu menyelesaikan krisis di Selat Hormuz adalah China.

Sebagaimana diketahui, ketegangan di perairan tersebut memanas setelah Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju serta dari Iran pada Senin (13/4/2026).

Sanchez mengatakan, sangat sulit menemukan pihak yang dapat meredakan situasi di Iran dan Selat Hormuz selain China.

Oleh karena itu, ia percaya Beijing dapat memainkan perang penting dalam upaya memulihkan stabilitas.

Baca: Netanyahu Sebut Moral Eropa Lemah usai Inggris Tolak Dukung AS Blokade Selat Hormuz

Pernyataan Sanchez disampaikan setelah dirinya bertemu Presiden China Xi Jinping, Selasa (14/4/2026).

"Menurut saya, sangat sulit untuk menemukan pihak lain yang dapat mengurai situasi yang terjadi di Iran dan di Selat Hormuz, selain China," ungkap Sanchez.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menuduh AS tidak bertanggung jawab.

Hal ini karena blokade di sekitar pelabuhan Iran merupakan aksi berbahaya.

Baca: Oknum Kasubag Keuangan Satpol PP Bogor Gadai SK 14 Anggota, Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

Apalagi, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan setiap kapal yang berani melawan.

Jiakun menilai, blokade Selat Hormuz hanya akan memperburuk ketegangan dan melemahkan gencatan senjata.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul, Xi Jinping dari Tiongkok berupaya menjalin kerja sama dengan Spanyol untuk menentang 'hukum rimba' di tengah konflik AS-Iran

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Spanyol   #China   #Amerika Serikat   #Selat Hormuz

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved