Rabu, 22 April 2026

Internasional

Imbas Perang Lawan AS israel! Pusat Riset Medis Tertua di Iran Rusak Parah

Selasa, 14 April 2026 12:41 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Institut Pasteur Iran terlihat mengalami kerusakan parah di Teheran pada Senin (13/4/2026).

Rekaman menunjukkan kerusakan luas pada fasilitas penelitian medis tersebut.

Dilaporkan gedung tersebut terkena tiga kali serangan selama perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Video tersebut juga memperlihatkan kehancuran besar di dalam fasilitas, termasuk laboratorium dan peralatan yang rusak.

Ehsan Mostafavi, kepala institut tersebut, mengatakan bahwa fasilitas itu menjadi salah satu pusat penelitian medis dan farmasi tertua di negara itu, dengan sejarah lebih dari satu abad.

Fasilitas itu memainkan peran penting dalam produksi vaksin dan penelitian biologi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Mostafavi, institut tersebut menampung beberapa laboratorium rujukan nasional yang mencakup penyakit menular dan tidak menular.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan mereka berfokus pada kesehatan masyarakat dan tidak terkait dengan aktivitas militer.

“Institut ini berfungsi sebagai otoritas referensi ilmiah baik di dalam negeri maupun internasional, dengan fokus pada peningkatan kesehatan,” ujarnya.

Institut ini merupakan bagian dari jaringan global Pasteur Network, yang mencakup puluhan pusat penelitian di seluruh dunia.

Mostafavi menambahkan bahwa pihak berwenang telah menyerahkan dokumentasi kepada badan terkait untuk menempuh jalur hukum.

Organisasi internasional, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF, dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), mengecam serangan yang dilaporkan tersebut.

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, mengatakan bahwa institut tersebut mengalami kerusakan serius dan tidak lagi mampu memberikan layanan, serta mencatat bahwa ini merupakan salah satu dari beberapa fasilitas kesehatan yang terdampak.

Baik Amerika Serikat maupun Israel belum memberikan komentar terkait serangan yang dilaporkan tersebut.

Baca: Jebakan Maut Iran di Selat Hormuz Kapal-kapal Perang AS Bisa Musnah Diledakkan 6.000 Ranjau Laut

Baca: Rangkuman Perang Timur Tengah: Dua Markas Besar Iran Diaktifkan hingga Amerika Gali Kuburan Gurunnya

(Tribun-Video.com/dharma aji yudhaningrat)

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved