TRIBUNNEWS UPDATE
Usman Hamid Balik Sentil Seskab Teddy karena Sindir Pengamat, Sebut Prabowo Bisa Dikibuli Data
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya soal fenomena “inflasi pengamat”.
Ia menilai pernyataan itu justru memperkuat kesan pemerintah Presiden Prabowo Subianto antikritik.
Usman menyampaikan hal ini dalam forum diskusi di Kampus Universitas Indonesia, Jakarta.
Menurutnya, pejabat sebaiknya menghentikan pernyataan yang meremehkan pengamat.
Ia juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya.
Kala itu, Presiden menyebut pengamat memiliki motif tertentu, seperti kepentingan asing atau mencari keuntungan.
Usman menilai pandangan tersebut tidak tepat.
Baca: Momen Hangat Prabowo Diantar Pulang Putin seusai Bertemu di Istana Kremlin, Seskab Teddy Beri Hormat
Baca: Singgung Sosok yang Banyak Berkomentar Tanpa Data, Seskab Teddy: Fenomena Inflasi Pengamat
Menurutnya, pengamat justru membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat secara objektif.
Ia menambahkan, masukan dari pengamat penting dalam melihat situasi sosial, ekonomi, politik, hingga hukum.
Tanpa itu, kebijakan pemerintah bisa tidak tepat sasaran.
Di sisi lain, Usman mengingatkan bahwa laporan yang diterima pemerintah belum tentu sepenuhnya akurat.
Ia menyebut ada kemungkinan data yang disajikan bersifat manipulatif.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik, bukan justru menyerang pihak yang memberi masukan.
Usman juga mengingatkan pentingnya fokus pada tantangan ke depan.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seskab Teddy Sindir Pengamat, Usman Hamid: Kian Pertegas Kesan Pemerintahan Prabowo Antikritik
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Momen Khidmat Presiden Prabowo Ziarah ke Makam sang Kakek RM Margono Djojohadikusumo di Banyumas
Kamis, 30 April 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Debat Panas soal Perang Iran, Misi Khusus Trump & Putin soal Nuklir Iran
Kamis, 30 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Fakta-fakta Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo di Bekasi, Taksi Sudah Disetop Tapi Memaksa Maju
Kamis, 30 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Heboh Polisi Teler Diduga Pakai Vape Isi Narkoba Viral, Nasib Kompol DK Kini Dipatsus Polda Sumut
Kamis, 30 April 2026
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Respons Tren Kabur Aja Dulu: Indonesia Terang, yang Mau Kabur Silakan Saja
Kamis, 30 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.