Kamis, 30 April 2026

Saat Harga Barang-barang di Pasar Bersiap Melonjak Imbas Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 22:13 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Harga barang-barang di pasar akan mengalami kenaikan seiring telah melonjaknya harga plastik imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.

Plastik diproduksi dari nafta yang merupakan turunan produk minyak bumi.

Saat ini Selat Hormuz yang menjadi jalur pengapalan minyak dunia sedang ditutup oleh Iran dan hanya diizinkan dilewati oleh kapal dari negara tertentu.

Naiknya bahan baku plastik menyebabkan melambungnya harga plastik di Indonesia.

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai menjerit karena terdampak.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Reynaldi Sarijowan mengatakan, kenaikan harga plastik berpotensi mendorong harga barang di pasar.

“Beberapa anggota kami masih menahan harga agar pelanggan dan langganannya tidak lari,” ujar Reynaldi dikutip dari Kontan, Senin (6/4/2026).

Ia menyebut, langkah tersebut berdampak pada menipisnya margin keuntungan pedagang. 

Oleh sebab itu, IKAPPI terus mendorong penggunaan alternatif kantong belanja non-plastik, seperti tas anyaman.

Gerakan penggunaan tas belanja ramah lingkungan ini telah lama dikampanyekan, namun adopsinya masih terbatas karena kebiasaan konsumen yang masih bergantung pada plastik.

“Kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan karena perilaku konsumen yang terbiasa menggunakan plastik,” jelasnya.

Reynaldi menilai stabilitas pasokan bahan baku plastik sangat bergantung pada kondisi geopolitik global. 

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved