Kamis, 9 April 2026

Terkini Nasional

PERANG MEMANAS! JK Beri Peringatan Keras ke Pemerintah, Ingatkan Pemerintah soal Subsidi BBM & Utang

Senin, 6 April 2026 17:42 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan mengurangi beban subsidi energi termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran. 

Pasalnya, subsidi energi yang makin membengkak akan meningkatkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan menumpuk utang.

"Kita minta bahwa agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi. Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga," kata Jusuf Kalla di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

JK menuturkan, pengurangan subsidi sudah dilakukan banyak negara untuk mengatasi potensi krisis di dalam negeri.

Ia menilai, mempertahankan harga BBM seperti sebelum konflik antara Iran dan AS-Israel justru membuat masyarakat tidak berhemat.

"Memang ada mengatakan jangan dinaikkan. Iya betul, tidak dinaikkan mungkin sementara bagus tetapi utang akan menumpuk, dengan subsidi yang besar," sambungnya.

Baca: Harga BBM Stabil sampai Akhir 2026, Menkeu Purbaya Pastikan Pemerintah Sudah Lakukan Perhitungan

Baca: HARGA BBM AS MELONJAK GEGARA ULAH TRUMP, Tertinggi Sejak 2022

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Alasan JK Minta Pemerintah Naikkan Harga BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Jusuf Kalla Minta Pemerintah Naikkan Harga BBM, Ungkit Pengalamannya Menjadi Wapres 20 Tahun

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved