Tribunnews WIKI
Kanker Serviks, Kanker yang Tumbuh pada Sel di Leher Rahim
TRIBUN-VIDEO.COM - Kanker serviks merupakan kanker yang tumbuh atau menyerang sel di leher rahim.
Umumnya, kanker serviks tidak menampakkan gejala di tahap awal.
Biasanya gejala tersebut baru muncul ketika kanker sudah mulai menyebar.
Sementara itu, serviks merupakan bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina.
Selain kanker payudara, kanker serviks menjadi satu di antara jenis kanker yang paling mematikan pada wanita.
Kanker serviks terdiri dari dua jenis, yaitu karsinoma sel skuamosa (KSS) dan adenokarsinoma.
Karsinoma sel skuamosa (KSS) merupakan kanker yang paling umum terjadi.
Karsinoma sel skuamosa (KSS) berawal dari sel skuasoma yang melapisi bagian luar leher rahim.
Adenokarsinoma merupakan jenis kanker serviks yang bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim.
Gejala
Kanker serviks tidak mengalami gejala pada tahap awal.
Namun pada tahapan tertentu, akan muncul beberapa gejala sebagia berikut ini:
- Pendarahan tidak wajar di vagina
- Siklus menstruasi menjadi tidak teratur
- Nyeri di bagian panggul
- Nyeri ketika berhubungan badan
- Nyeri di bagian pinggang atau kaki
- Badan menjadi lemas dan mudah lelah
- Berat badan menurun
- Nafsu makan berkurang
- Cairan vagina tidak normal
- Salah satu kaki bengkak
Kemunculan gejala pada setiap orang bisa berbeda satu sama lainnya.
Selain itu, gejala yang timbul juga bisa disebabkan oleh penyakit lain.
Olaeh karena itu berkonsultasi kepada dokter menjadi pilihan yang tepat apabila mengalami gejala-gejala tersebut.
Dengan demikian, dokter bisa melakukan diagnosis apa yang sebenarnya terjadi.
Tahap atau Stadium Kanker Serviks
Tahap atau stadium digunakan untuk menjelaskan tingkat penyebaran kanker.
Semakin luas penyebaran kanker, maka semakin tinggi stadiumnya.
Stadium 1
Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim akan tetapi belum menyebar ke luar rahim.
Ada kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, akan tetapi belum menyerang organ lain lain di sekitarnya.
Ukuran bervairasi, bisa lebih dari 4 cm.
Stadium 2
Kanker sudah menyebar ke rahim, akan tetapi belum menyebar hingga bagian bawah vagina taau dinding panggul.
Ada kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, akan tetapi belum menyerang organ lain lain di sekitarnya.
Ukuran bervairasi, bisa lebih dari 4 cm.
Stadium 3
Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina dan menekan saluran kemih sehingga menyebabkan hidronefrosis.
Ada kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, akan tetapi belum menyerang organ lain di sekitarnya.
Stadium 4
Kanker sudah menyebar ke organ lain, seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus, atau tulang.
Pengobatan
Penyembuhan atau pengobatan kanker serviks bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Beberapa di antaranya adalah dengan operasi, radio terapi, atau kemoterapi.
Selain itu, kanker serviks juga dapat dicegah dengan berbagai upaya.
Vaksin HPV bisa dilakukan untuk melindungi dari HPV 16 dan HPV 18 yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Tentunya, pola hidup sehat akan membantu untuk menurunkan risiko atau mencegah kanker serviks.
Beberapa pola hidup sehat yang bisa dilakukan seperti berolahraga, makan makanan sehat, mengelola stress, dan lain sebagainya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Kanker Serviks
ARTIKEL POPULER:
Baca: Universitas Tarumanagara
Baca: Red Lionfish atau Ikan Lepu Ayam, Ikan Beracun yang Hidup di Laut
Baca: Ibu Kota Rencana Pindah, Uya Kuya Rencana Kembangkan Bisnis ke Kalimantan
TONTON JUGA:
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunnewsWiki
Kilas Peristiwa
KILAS PERISTIWA: Senyuman Terakhir Jupe, Cerita Perempuan yang Tak Menyerah
Selasa, 10 Juni 2025
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Pentingnya Vaksinasi HPV dan Influenza untuk Generasi Muda
Kamis, 22 Mei 2025
LIVE UPDATE
Anak SD di Padang Dipaksa Vaksin Cegah Kanker Serviks, Wali Murid Tak Terima & Datangi Sekolah
Kamis, 5 September 2024
Live Update
Tangis Melki Idap Kanker Serviks, Tak Mampu Bayar Pengobatan hingga Diusir dari Kontrakan
Kamis, 22 Agustus 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.