Jumat, 10 April 2026

Saksi Kata

Perantau Asal Cilacap Tewas Tertabrak Kereta di Padang, Ini Kronologinya

Minggu, 5 April 2026 18:34 WIB
Tribun Padang

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang buruh harian diduga tertabrak kereta api di kawasan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (25/3/2026). Sebelum ditemukan meninggal, korban diduga meninggalkan kontrakan sejak pagi.

Diketahui korban bernama Kaslim Tegal Kamulyan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kejadian ini membuat masyarakat kaget dengan kejadian tersebut.

Korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa di kawasan rel kereta api rute Indarung-Teluk Bayur, atau tepatnya dekat Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut.

Ketua RT 06 Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, Rizki Ramdoni, mengatakan bahwa korban diketahui sudah meninggalkan kontrakan sejak Selasa pukul 10.00 WIB pagi kemarin.

Bahkan, teman satu kontrakan korban sudah mencoba menghubungi lewat pesan WhatsApp, namun tidak ada respons.

"Dia meninggalkan rumah kemarin pukul 10.00 WIB pagi, sampai malam belum balik. Temannya mencoba menghubungi korban pada Rabu pukul 00.20 WIB, tapi tidak dibalas," ucap Rizki saat dikonfirmasi TribunPadang.com via telepon WhatsApp.

Barulah pada Rabu pagi, Rizki mendapatkan informasi dari warga adanya warga tertabrak kereta api dan ciri-cirinya mirip dengan korban.

Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi, ternyata benar bahwa korban adalah Kaslim yang sempat pergi dan tidak kunjung kembali.

"Saya tahu dari warga saat hendak memanaskan mesin mobil untuk mengantar istri bekerja. Setelah dilihat ke lokasi, ternyata memang korban yang tinggal di kontrakan Perumahan Fakrisindo," ujarnya.

Rizki menyebut, korban bersama lima rekan kerjanya yang tinggal di kontrakan Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut tidak melaporkan izin menetap kepadanya.

Kata Rizki, korban bersama rekannya sudah menetap sejak November 2025 lalu. Pihak RT sudah meminta KTP dari masing-masingnya, namun belum kunjung diberikan.

"Saya sudah panggil, bahkan sudah disampaikan ke warga sekitar, namun sampai sekarang tidak ada laporan. Namun, korban bersama rekan lainnya tetap dipantau dan tidak ada masalah selama tinggal di sini," pungkasnya.

Mengetahui adanya orang di jalur rel, masinis segera mengambil tindakan dengan membunyikan semboyan 35 atau klakson sebagai peringatan.

Peringatan tersebut tidak hanya dilakukan sekali, namun berulang kali untuk menarik perhatian korban agar segera menjauh dari jalur.

“Masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali sebagai tanda peringatan. Namun, yang bersangkutan tidak merespons dan tetap berada di posisi tersebut,” ujar Reza dalam keterangan resminya.

Karena jarak yang semakin dekat dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk menghentikan laju kereta secara mendadak, tabrakan pun tidak dapat dihindari.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Warga Cilacap Tertabrak KA di Padang, Ketua RT: Korban Meninggalkan Kontrakan Sejak Selasa Pagi

Program: Saksi Kata
Sumber: Tribun Padang
Editor: Untung Sofa Maulana

#saksikata #pekerja #proyek #tewas #tertabrakkeretaapi #padang #cilacap #keretaapi #tertabrak

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Padang

Tags
   #SaksiKata   #pekerja   #proyek   #tertabrak   #kereta api   #Padang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved