Berita Terkini
Menang Mutlak, Kim Jong Un Kembali Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Korea Utara
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan kembali diangkat sebagai Presiden Urusan Negara setelah Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) menggelar sidang pada Minggu (22/3/2026).
Pengangkatan ini diumumkan secara resmi oleh kantor berita pemerintah KCNA, yang menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk manifestasi dari “kehendak bulat rakyat Korea”. Jabatan Presiden Urusan Negara merupakan posisi tertinggi dalam struktur pemerintahan Korea Utara.
Baca: Kim Jong Un Bersumpah Perkuat Senjata Nuklir di Tengah Perang Memanas Iran Lawan AS-Israel
Sebagai Presiden Urusan Negara, Kim Jong Un juga menjabat sebagai kepala dari Komisi Urusan Negara, yang merupakan lembaga pembuat kebijakan utama di negara tersebut. Posisi ini memperkuat kendali mutlaknya atas seluruh kebijakan strategis, baik domestik maupun luar negeri.
Meski secara resmi disebut sebagai hasil pemilihan, sejumlah pengamat internasional menilai proses tersebut lebih bersifat simbolis daripada demokratis. Hal ini dikarenakan sistem politik di Korea Utara yang hanya menghadirkan satu kandidat tunggal dari partai berkuasa.
Sistem pemilihan di negara tersebut hampir dipastikan memberikan hasil yang mutlak bagi petahana. Dalam sejarah pemilu sebelumnya, ratusan deputi terpilih dengan tingkat dukungan mencapai 99,93 persen serta tingkat partisipasi pemilih yang hampir menyentuh angka 100 persen.
Warga Korea Utara secara teknis hanya diberi pilihan untuk menyetujui atau menolak kandidat tunggal yang diajukan oleh partai. Kondisi ini membuat hasil pemungutan suara dianggap oleh dunia luar telah ditentukan sejak awal sebelum proses dimulai.
Analisis dari Institut Analisis Pertahanan Korea, Lee Ho-ryung, menyebut bahwa pemilu di Korea Utara merupakan sebuah proses yang dirancang khusus untuk memberikan kesan legitimasi demokratis di mata rakyat. Namun, ia menegaskan tidak ada ekspektasi akan munculnya hasil yang berbeda.
Terpilihnya kembali Kim Jong Un ini terjadi di tengah sorotan tajam dunia internasional terkait kebijakan militer dan nuklir Korea Utara. Meski demikian, posisi Kim Jong Un di dalam negeri tampak semakin solid dengan adanya pengesahan jabatan tertinggi ini oleh Majelis Rakyat Tertinggi.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com
Internasional
Pangkalan PD II Markas Bom Atom Dihidupkan Lagi, AS Siaga Ancaman Nuklir Korut & China
Selasa, 31 Maret 2026
Tribunnews Update
Terancam Rudal Nuklir Korut & China, AS Hidupkan Lagi Pangkalan PD II yang Jadi Markas Bom Atom
Selasa, 31 Maret 2026
Mancanegara
Kim Jong Un: Perang Iran Bukti Korut Benar Miliki Senjata Nuklir, Agar Teroris AS Tak Berani Serang
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Nuklir Korut Ancam Washington, Rudal IRGC Hantam Markas Tercanggih AS
Kamis, 26 Maret 2026
Tribunnews Update
Korea Utara Ungkap Pergerakan Senjata Nuklir, Kim Jong Un Beri Peringatan Penting atas Ancaman AS
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.